Analisis Laporan Keuangan

Pengertian Analisis Laporan Keuangan dan Contohnya

Donabisnis.com – Analisis laporan keuangan. Dalam analisis bisnis, analisis laporan keuangan (ALK) adalah salah satu abgian penting yagn terintegrasi. Analisis binsis sendiri merupakan sebuah proses untuk mengevaluasi perkembangan dan risiko ekonomi entitas bisnis atau perusahaan.

Sedangkan ALK pada umumnya dilakukan untuk memahami kinerja keuangan entitas tersebut yang sudah diraih oleh perusahaan pada tiga kegiatan utama, yakni kegiatan operasiona, investasi, dan juga pendanaan. Dengan ALK, seluruh pihak yang memiliki kepentingan akan memperoleh informasi akurat untuk mengambil kebijakan.

Di kesempatan ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai pengertian, definisi, hingga tujuan dan contoh analisis keuangan dalam ekonomi bisnis. Silahkan simak pembahasan selengkapnya di bawah berikut ini.

Pengertian Analisis Laporan Keuangan

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai analisis laporan keuangan, simak pengertiannya berikut secara umum menurut KBBI dan menurut pendapat para ahli.

Pengertian Analisis Laporan Keuangan Secara Umum

Analisis laporan keuangan terdiri dari dua kata, yakni analisis dan laporan keuangan. Keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

1. Analisis

Menurut KBBI, analisis adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya, dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang sesuai dengan pemahaman arti keseluruhan.

2. Laporan Keuangan

Munawir, dalam buku berjudul Analisa Laporan Keuangan, laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi. Informasi tersebut sesuai dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan.

Sutrisno, dalam buku Manajemen Keuangan (Teori, Konsep dan Aplikasi). Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang meliputi dua laporan utama, yakni neraca dan laporan laba rugi.

3. Analisis Laporan Keuangan

Dari kedua pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis laporan keuangan adalah proses penguraian catatan akuntansi perusahaan untuk mendapatkan informasi yang bisa digunakan oleh perusahaan.

Pengertian Analisis Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pendapat ahli mengenai pengertian analisis laporan keuangan. Simak ulasannya di bawah ini.

1. Harahap

Analisis laporan keuangan adalah menguraikan berbagai pos yang ada di dalam laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil dan melihat hubungannya yang bersifat signifikan atau yang memiliki makna antara satu dengan yang lain baik antara data kuantitatif ataupun data non-kuantitatif. Hal tersebut dilakukan dengan untuk mengetahui kondisi keuangan lebih dalam yang sangat penting dalam proses menghasilkan keputusan yang tepat.”

2. Prastowo

Analisis laporan keuangan adalah suatu proses yang penuh dengan pertimbangan dalam rangka membantu evaluasi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu. Hal tersebut dengan tujuan utama untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan di masa yang akan datang.”

3. Herry

Analisis laporan keuangan adalah suatu proses untuk membedah laporan keuangan ke dalam unsur – unsurnya dan menelaah masing – masing dari unsur tersebut guna mendapatkan pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan itu sendiri.

4. Najmudin

Analisis laporan keuangan adalah suatu proses penguraian data atau informasi yang terdapat dalam laporan keuangan menjadi komponen – komponen tersendiri, menelaah setiap komponen, dan mempelajari hubungan antara komponen tersebut dengan memakai teknik analisis tertentu agar didapatkan pemahaman yang tepat dan gambaran yang komprehensif tetantang informasi tersebut.

5. Munawir

Analisis laporan keuangan adalah penelaahan atau mempelajari daripada hubungan – hubungan dan tendensi atau kecenderungan (trend) untuk menentukan posisi keuangan dan hasil operasi serta perkembangan perusahaan yang bersangkutan.

6. Leopold A. Brenstein

Analisis laporan keuangan adalah proses penerapan metode dan teknik analitis atas laporan keuangan dan data / informasi lainnya untuk melihat dari laporan itu berbagai ukuran dan hubungan tertentu yang sangat bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan.

7. Sofyan Syafri

Analisis laporan keuangan adalah menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi satu unit informasi yang lebih kecil. Kemudian melihat hubunganya yang bersifat signifikan atau memiliki makna antara satu dengan yang lain.

Tujuan Analisis Laporan Keuangan

Pada dasarnya, tujuan dari dari analisis laporan keuangan (ALK) ialah untuk membantu para pengguna laporan keuangan agar bisa memperkirakan masa yang akand atang suatu entitas. Caranya adalah dengan membandingkan, mengevaluasi, dan menganalisis tendensi dari setiap aspek keuangan suatu entitas.

Namun selain itu, terdapat tujuan lain yang tak kalah pentingnya adalah sebagai berikut.

  • Bisa dipakai sebagai pembanding dengan entitas sejenis lainnya mengenai hasil yang dapat mereka raih.
  • Melakukan penilaian terhadap kinerja manajemen perusahaan.
  • Dapat mengetahui langkah perbaikan di masa yang akan datang berdasarkan hasil analisis terhadpa posisi keuangan.
  • Mengetahui berbagai macam kekuatan atau potensi yang dimiliki oleh perusahaan.
  • Mengetahui berbagai macam kelemahan dan kekurangan yang dimiliki oleh perusahaan atau bisnis.
  • Menilai kewajaran dari laporan keuangan yang disajikan.

Kemudian dari sudut pandang lain, tujuan dari analisis laporan keuangan menurut Bernstein (1983:32) yang disampaikan oleh Sofyan (2007:18) terdiri dari lima, rinciannya ialah sebagai berikut.

1. Screening

Screening merupakan proses untuk mengetahui kondisi dan situasi entitas atau laporan keuangan tanpa harus terjun lansung ke lapangan di mana bisnis dijalankan.

2. Understanding

Understanding dilakukan dengan menganalisis informasi yang masih mentah dari laporan keuangan akan menjadi lebih detail, mendalam, dan luas.

Keterkaitan satu pos dengna pos lain bisa menjadi satu indikator tentang posisi dan prestasi keuangan perusahaan serta memperlihatkan bukti kebenaran dalam penyusunan laporan keuangan.

3. Forcasting

Forcasting merupakan proses analisis yang kerap dipakai untuk memprediksi atau meramalkan keadaan keuangan suatu entitas perusahaan di masa yang akan datang.

4. Diagnosis

Diagnosis adalah proses analisis yang dilakukan untuk menggambarkan atau melihat berbagai kemungkinan masalah yang terjadi, baik dalam manajemen, operasi, keuangan, atau masalah lain yang ada di perusahaan.

5. Evaluation

Evaluation adalah proses analisis atau evaluasi yang dilakukan untuk menilai mencapaian dan prestasi yang sudah dicapai oleh semua pihak yang telah mengelola perusahaan.

Model dan Jenis Analisis Laporan Keuangan

Ada beberapa model atau jenis dalam melakukan analisis laporan keuangan. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Bankruptcy Model

Bankruptcy model merupakan model analisis laporan keuangna dengan memberikan rumusan untuk menilai waktu perusahaan akan mengalami kebangrutan. Metode ini membuat perusahaan dapat mengetahui jangka waktu tertentu kapan akan mengalami loss bisnis dan antisipasi yang bisa dilakukan.

2. Net Cash Flow Prediction Model

Net Cash Flow Prediction Model merupakan model yang didesain untuk mengetahui berapa besar arus kas masuk bersih suatu perusahaan pada periode yang akan datang.

3. Take Over Prediction Model

Take Over Prediction Model ialah model dalam analisis laporan keuangna yang dimaksudkan untuk mengetahui kapan kemungkinan sebuah entitas bisnis akan diambil alih oleh perusahaan lainnya.

Keterbatasan Analisis Laporan Keuangan

Ada beberap keterbatasan atau kekutangan dalam melakukan ALK, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Harus Selalu Diingat

Analisis laporan keuangan didasarkan pada laporan keuangan sehingga kelemahan yang ada di dalamnya harus selalu diingat. Tujuannya ialah agar kesimpulan dari hasil analisis tersebut tidak salah.

2. Penilaian ALK

Objek proses ALK hanya laporan keuangan. Untuk bisa memberikan suatu penilaian laporan keuangan tidak cukup hanya dengan angka saja, namun juga beberapa aspek lain seperti ekonomi, gaya manajemen, situasi industri, tujuan perusahaan, budaya perusahaan, dan budaya masyarakat.

3. Masa Lalu dan Masa Sekarang

Objek dalam proses penilaian analisis laporan keuangan bersifat informatif historis. Hal ini bisa menyebabkan perbedaan antara masa lalu dan masa yang akan datang.

4. Perbedaan Angka

Bila dilakukan perbandingan dengan perusahaan lain, maka harus dilihat beberapa perbedaan pribsip yang dapat menjadi penyebab perbedaan angka. Misalnya prinsip akuntansi, ukuran perusahaan, jenis industry, periode laporan, laporan individual atau konsolidasi, motif perusahaan.

5. Laporan di Mata Uang Asing

Laporan keuangan hasil konsolidasi atau konversi mata uang asing harus mendapatkan perhatian khusus. Hal ini karena perbedaan bisa terjadi akibat masalah kurs konversi atau metode konsolidasi.

Metode Analisis Laporan Keuangan

Ada dua metode yang sangat umum dipakai untuk melakukan proses ALK, yakni sebagai berikut.

1. Metode Horisontal

Metode horisontal merupakan metode analisis yang bisa dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan dalam beberapa periode. Tujuannya untuk mengetahui perkembangan bisnis.

Metode ini juga dikatakan dinamis karena pergerakannya dapat dilihat dari tahun ke tahun. Horisontal membuat periode sebelumnya sebagai dasar untuk membandingkan laporan pada periode sekarang dan seterusnya.

2. Metode Vertikal

Metode vertikal merupakan metode analisis yang dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan pada periode tertentu, yakni dengan melakukan perbandingan antara pos satu dengan yang lain pada laporan keuangan di periode yang sama.

Metode ini dikatakan statis karena hanya membandingkan berbagai pos laporan keuangan pada periode yang sama.

Teknik Analisis Laporan Keuangan

Ada beberapa teknik yang bisa dilakukan untuk menganalisis laporan keuangan, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Teknik Komparatif

Teknik komparatif adalah teknik perbandingan yang digunaakn untk menganalisis dengan cara membandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih dengan menunjukkan:

  • Data absolut atau berbagai jumlah dalam satuan rupiah.
  • Kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah.
  • Kenaikan atau juga penurunan dalam persentase.
  • Perbandingan yang dinyatakan dalam bentuk rasio.
  • Persentase total.

2. Teknik Analisis Tren

Teknik analisis tren merupakan teknik yang digunakan untuk mengetahui tren dan tendensi dari kondisi keuangan bisnis. Apakah ada kecenderungan tetap, naik, atau justru turun.

Hal ini bisa dilakukan untuk membuat plot atas rasio keuangan dari waktu ke waktu. Ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah keadaan perusahaan sudah membaik atau menurun dari waktu ke waktu.

3. Teknik Common Size Statement

Teknik common size merupakan analisis laporan dengan menggunakan persentase per komponen. Teknik ini dilakukan untuk mengetahui persentase investasi terhadap setiap aktiva dan total aktivanya.

Selain itu teknik ini juga bertujuan untuk mengetahui struktur modal dan beban yang terjadi dihubungkan dengan junmlah penjualannya.

4. Teknik Index Time Series

Teknik Index Time Series adalah salah satu teknik ALK terhadap informasi historis yang dibutuhkan untuk melihat tren yang tengah berlangsung di masyarakat. Selanjutnya, tren ini bisa menganalisis apa saja tren yang ada di balik angka tren tersebut.

Dalam metode ini ada berbagai macam perubahan struktural yang berdampak pada angka-angka keuangan yang harus diperhatikan. Berikut beberapa contoh perubahan struktural yang bisa berpengaruh kepada tren keuangan perusahaan.

  • Peraturan pemerintah.
  • Perubahan kompetisi.
  • Perubahan teknologi.
  • Akuisisi dan juga marge (penggabungan perusahaan).

5. Teknik Analisis Rasio

Teknik analisis radio adalah teknik untuk mengetahui hubungan dari setiap akun tertentu yang ada di dalam laporan posisi keuangan (neraca) atau laporan laba rugi secara individu atau gabungan dari kedua laporan tersebut. Ada 7 radio keuangan yang sering digunakan, yaitu:

Rasio Likuiditas

Rasio ini merupakan rasio yang membicarakan apakah perusahaan dapat melunasi atau membayar kewajiban jangka pendek dengan menggunakan aktiva lancarnya (likuid) atau tidak.

Rumus rasio: aset lancar/utang jangka panjang.

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas adalah rasio yang bicara berbicara apakah suatu entitas bisa melunasi semua utangnya (solvent) atau tidak (insolvent).

Rumus rasio: total uang/total modal.

Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas adalah rasio yang bicara tentang apakah suatu entitas bisa menghasilkan keuntungan (profitable) atau tidak.

Rumus rasio: laba bersih/total modal.

Rasio Pasar

Rasio pasar adalaah rasio yang membicarakan tentang penilaian perusahaan relatif terhadap nilai buku perusahaan. Rasio ini terdiri dari Dividen Yield, Price Earning Ratio, Price to Book Value, dan 2 rasio lainnya.

Rumus deviden per saham: pembayaran deviden/jumlah saham beredar.

Rumus dividen yield: deviden per saham/harga saham.

Rumus earning per share: laba bersih/jumlah saham beredar.

Rumus earning ratio: harga saham/earning per share.

Rumus book value: total modal/jumlah saham beredar.

Rumus price to book value: harga saham/book value.

Rasio Arus Kas Bebas

Rasio Arus Kas Bebas adalah rasio yang bicara mengenai sisa perhitungan arus kas yang dihasilkan oleh perusahaan pada akhir periode keuangan atau setelah dikurangi belanja modal untuk pengembangan perusahaan.

Rumus book value: arus kas operasi – belanja modal.

6. Teknik Analisis Sumber dan Penggunaan Dana

Teknik analisis sumber dan penggunaan dana merupakan teknik yang digunakan untuk mempelajari bagaimana suatu entitas atau perusahaan dalam mengaplikasikan kebijakan investasinya dan mengaplikasikan kebijakan finansialnya selama periode tertentu dari kegiatan operasinya (pada umumnya 1 tahun).

7. Teknik Analisis Break Even Point

Teknik analisis ini merupakan teknik untuk menentukan tingkat penjualan yang harus diraih oleh suatu entitas supaya entitas tersebut tidak mengalami kerugian, namun juga belum mendapatkan keuntungan. Dengan analisis ini akan diketahui berbagai macam tingkat keuntungan ataupun kerugian terhadap suatu tingkat penjualan.

8. Teknik Analisis Gross Profit

Teknik analisis gross profit adalah teknik untuk mengetahui sebab perubahan laba kotor suatu entitas bisnis dari suatu periode ke periode lainnya. Dapat dikatakan juga perubahan laba kotor dari suatu periode dengan laba yang dianggarkan untuk periode tersebut.

9. Teknik Dupont Analysis

Teknik dupont adalah analisis untuk mengetahui efisiensi perusahaan dalam menggunakan aktivanya dan bisa mengukur tingkat profit atas penjualan yang didapatkan oleh perusahaan.

Analisis ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas perusahaan dalam memutar modalnya. Para manajemen perusahaan dapat memakai teknik ini untuk menganalisa berbagai cara yang bisa memperbaiki kinerja perusahaan.

Cara Menyusun Analisis Laporan Keuangan

Untuk membuat analisis laporan keuangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Yakin Laporan Keuangan Sesuai Standar

Laporan keuangna Anda adalah milik Anda, dan itu harus diyakini mengingat laporan keuangan ini bisa disusun dengan berbagai asumsi, metode, professional adjustment, yang menghasilkan laporan keuangan berbeda-beda.

Laporan keuangan ini meski Anda yakini seperti laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan catatan atas laporan keuntungan.

2. Menentukan Rasio Analisis

Dimensi kerja apa yang dipakai, dimensi kerja apa yang sering digunakan, seperti rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas bisa Anda tentukan sendiri. Tentukan dengan bijak agar bisnis Anda benar-benar mendapat hasilnya.

3. Menentukan Komponen Analisis

Setelah itu Anda harus menentukan penggunaan komponen mana dari setiap rasio analisis keuangna yang akan dipakai dengna perhitungan sesuai yang tertera pada teknik rasio analisis.

4. Menentukan Batasan Nilai

Dalam membuat ALK perlu menyepakati batasan nilai yang diterima. Anda juga harus menentukan batasan tersebut bersifat subjektif.

5. Membuat Kesimpulan Analisis

Anda harus menjumlahkan masing-masing komponen dari setiap rasio analisis sehingga bisa menciptakan nilai total keseluruhan.

Contoh Analisis Laporan Keuangan

Di bawah ini adalah beberapa contoh analisis laporan keuangan yang dilakukan oleh berbagai perusahaan ternama dalam file word, PDF, Power Point, Excel, dan sebagainya.

Akhir Kata

Itu dia pembahasan lengkap mengenai pengertian dan contoh analisis laporan keuangan. Selain itu, ada banyak pembahasan pula mengenai tujuan, model dan jenis, cara menyusun, teknik, hingga keterbatasan analisis keuangan yang semoga bisa menambah informasi bagi semua pihak.