Contoh Brand Image

Pengertian dan Contoh Brand Image

Donabisnis.com – Contoh brand image dan cara membangunnya.

Brand image disebut juga dengan citra merek, merupakan salah satu persepsi yang timbul di benak para konsumen ketika mengingat suat merek atau brand dari produk tertentu.

Bisa dikatakan, citra merek atau brand image adalah keseluruhan persepsi terhadap satu merk. Brand image terbentuk dari berbagai informasi dan juga berbagai pengalaman yang dirasakan di masa lalu terhadap sebuah merk.

Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan mengenai contoh brand image. Selain contoh, kami juga akan membagikan pengertian dan cara membangunnya. Simak ulasan lengkapnya pada pembahasan berikut.

Pengertian Brand Image

Ada banyak pengertian brand image, yakni secara umum dan menurut pendapat para ahli. Selengkapnya bisa disimak di uraian berikut.

Pengertian Brand Image Secara Umum

Istilah citra merek adalah kata-kata dari bahasa Inggris yang, ketika ditafsirkan dalam situasi Indonesia dan diadaptasi, adalah citra merek atau manajemen merek.

Jadi, apa pemahaman istilah itu secara luas. Citra merek atau citra merek itu sendiri berarti sebagai upaya menangani merek untuk mendapatkan kesan yang mendalam dan positif pada mata konsumen.

Manajemen merek ini sendiri dilakukan dengan upaya dan langkah-langkah positif dengan meningkatkan kualitas produksi barang itu sendiri.

Meningkatkan kualitas merek ini sendiri dilakukan terus menerus dan berkelanjutan untuk menjaga minat konsumen dan loyalitas pelanggan.

Pemahaman lain, gambar merek atau merek ini sendiri adalah pandangan atau representasi tanda ketika pelanggan berpikir tentang suatu produk atau tanda.

Misalnya, jika kita memikirkan minuman non-alkohol, hal pertama dalam pikiran kita adalah Coca Cola. Atau ketika kita berpikir tentang perangkat lunak akuntansi, hal pertama yang ada dalam pikiran kita akurat.

Biasanya, jika sebuah perusahaan, suatu produk atau jenis layanan menerima merek yang baik atau citra perdagangan yang baik, tingkat pembelian akan meningkat dan akan berada di atas pikiran ketika pelanggan berpikir tentang barang atau jasa.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertahankan citra mark-nya tetap dalam status positif. Singkatnya, citra merek ini sendiri adalah perspektif konsumsi pada suatu produk berdasarkan kualitas nyata yang disajikan.

Pengertian Brand Image Menurut Para Ahli

Di bawah ini ialah beberapa pengertian brand image menurut pendapat para ahli.

1. Setiadi

Setiadi (2003 : 180) menjelaskan brand image adalah representasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek tersebut.

2. Tjiptono

Tjiptono (2005 : 49) mengungkapkan brand image adalah deskripsi tentang asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu.

3. Supranto

Supranto (2011 : 128) menguraikan brand image adalah apa yang konsumen pikir dan juga rasakan pada saat mereka mendengar atau melihat nama suatu merek atau pada intinya apa yang konsumen telah pelajari tentang merek.

4. Freddy Rangkuti

Freddy Rangkuti (2009 : 90) mendefinisikan brand Image adalah persepsi merek yang dihubungkan dengan asosiasi merek yang melekat dalam ingatan konsumen.”

5. Kotler & Amstrong

Kotler & Amstrong (2001) menyebutkan brand image adalah seperangkat keyakinan konsumen mengenai merek tertentu.

Contoh Brand Image

Di bawah ini ada beberapa contoh dari brand image perusahaan ternama dunia.

1. Brand Image Coca-Cola

Coca-Cola adalah merek terkenal dengan produk-produk terbaik yang digunakan pada saat kebahagiaan, kegembiraan dan pengalaman yang baik. Ini adalah “Cola asli” dan memiliki “rasa unik”.

2. Brand Image McDonald’s

McDonald’s citra merknya murah dan menyajikan makanan dengan cepat.

3. Brand Image Nike

Nike Image Brand berbeda dari merek pakaian lainnya. Ini dianggap sebagai merek yang hanya memproses pakaian olahraga.

4. Brand Image Sepatu Woodland

Sepatu Woodland solid dan merupakan pilihan ideal untuk outdoor. Mereka bertahan sangat lama.

Cara Membangun Brand Image

Contoh brand image tersebut dapat menjadi acuan, dan ingat sebuah perusahaan yang ingin memiliki citra yang baik di hadapan konsumen juga harus mulai membuat tanda lebih awal. Berikut adalah cara berbeda untuk membuat citra merek yang umumnya dilakukan oleh perusahaan besar:

1. Tentukan Visi dan Target Pasar

Sebuah perusahaan yang jelas tidak tahu apa visi yang akan mereka lakukan tentu akan bingung di tengah jalan. Perusahaan juga akan efektif dalam penggunaan sumber daya yang mereka miliki.

Oleh karena itu, segera setelah perusahaan dibentuk, tentukan visi yang akan disadari perusahaan. Setelah Visi Hapus, tentukan target pasar yang akan tercapai.

2. Tentukan Karakter

Perusahaan memerlukan identitas khas dengan rival. Keberadaan gambar bisnis yang berbeda akan membuat masyarakat lebih penting, terutama jika mark yang dibuat memiliki karakter yang unik. Karakter yang melekat pada tanda ini harus dipertahankan sampai akhir untuk menunjukkan koherensi perusahaan.

Penentuan karakter merek memang dapat digunakan sebagai sarana untuk membangun citra merek. Itu bagus jika perusahaan khawatir tentang semua peringkat untuk menentukan karakter merek yang akan mereka pilih. Cobalah untuk terus memprioritaskan karakteristik dan mengandung berbagai nilai positif.

3. Pengiriman Pesan Merek

Setelah menentukan karakter tanda, penting bahwa perusahaan mentransmisikan karakter yang telah mereka persiapkan untuk pembeli. Cara ini dapat dilakukan untuk mencapai ini adalah membuat logo, pemasaran konten, membuat maskot dan slogan.

Karakter tanda yang telah disiapkan sedemikian rupa akan dikemas dalam perwujudan dimensi Gambar. 2 dan 3. Ini juga harus mengandung aspek audiovisual yang dapat mempengaruhi sisi psikologis pembeli.

4. Buat Promosi

Setelah logo, maskot dan slogan merek siap dan sehingga dapat diluncurkan di komunitas, saatnya untuk membuat proses pemasaran. Promosi bertujuan untuk menyebarluaskan pekerjaan masyarakat dalam desain merek di hadapan audiens yang berantakan oleh pemasaran konten.

Ada berbagai media yang dapat digunakan melalui promosi, mulai dari media cetak hingga media massa. Selain itu, media pemasaran juga dapat diluncurkan sebagai sponsor suatu peristiwa, kemudian mengirim merek merek untuk tampil di depan publik.

Dengan cara ini, masyarakat akan terbiasa dengan merek masyarakat. Kegiatan promosi yang paling umum dilakukan, semakin melekat pada karakter merek dalam memori publik.

5. Lanjutkan Koherensi

Sebuah perusahaan yang mampu mengambil hati masyarakat harus dapat mempertahankan posisi ini. Koherensi yang dilakukan oleh perusahaan dapat dilakukan dengan mempertahankan kualitas produk, memelihara karakter merek, menjaga hubungan baik dengan konsumen dan berbagai aspek lainnya.

Akan lebih disukai, dalam proses mempertahankan koherensi ini, Perusahaan juga telah melakukan hal lain yang dapat mengembangkan citra merek.

Membangun citra merek membutuhkan langkah yang berbeda dan tidak sedikit waktu. Berbagai deskripsi di atas adalah cara untuk membuat citra merek yang umumnya dilakukan oleh perusahaan besar. Anda dapat berlatih langkah-langkah ini ke bisnis Anda sehingga nantinya bisa terkenal dan menjadi pemimpin pasar.

Akhir Kata

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian dan contoh brand image. Semoga apa yang telah kami bagikan ini dapat menjadi referensi bagi Anda yang tengah mencari contoh brand image, pengertian, hingga cara membangun brand image yang kuat.

Tinggalkan komentar