Cara Bangun SPBU Mini

Cara Membangun Pom Bensin Mini

Donabisnis.com – Cara bangun SPBU mini. Di pemukiman yang jauh dari jalan raya atau pusat kota, kita sulit menemukan SPBU atau pom bensin resmi dari Pertamina, Shell, dan sebagainya.

Tapi di sisi lain kita akan sangat mudah menemukan adanya SPBU mini yang tersebar di mana-mana. SPBU mini (Pertashop) ini menjual bensin eceran dengan harga yang lebih tinggi dibanding SPBU resmi.

Tertarik untuk menjalani bisnis SPBU mini? Pertama-tama Anda harus mengetahui prosedur cara, syarat, ketentuan, modal, dan biaya awal yang dibutuhkan. Simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian SPBU Mini atau Pertashop

SPBU mini atau Pertashop (Pertamina Shop) merupakan sebuah outlet penjualan dari Pertamina dengan skala tertentu. Di dalamnya disipakna untuk melayani kebutuhan konsumsi BBM non subsidi, LPG non subsidi dan produk ritel Pertamina lainnya.

Pertashop ditujukan kepada konsumen yang berada di desa atau kota yang membutuhkan pelayanan. Tapi lebih umum dan kebanyakan SPBU mini ini ada di daerah yang lokasinya jauh dari pom bensin atau SPBU resmi yang berukuran besar.

Pertashop atau SPBU mini menjadi kemitraan resmi yang dibuka oleh Pertamina. Jadi, jangan takut karena ini bukan bisnis ilegal atau penipuan, melainkan bisnis resmi yang dimiliki oleh salah satu BUMN terbesar di Indonesia.

Syarat dan Ketentuan Pendidian

Anda harus mengetahui apa saja syarat yang diperlukan untuk membangun SPBU mini, syaratya antara lain yaitu sebagai berikut.

  • Memiliki legalitas atau izin usaha berbentuk badan usaha dan atau badan hukum (UD/CV/Koperasi/PT).
  • Memiliki kelengkapan dokumen legalitas berupa KTP, NPWP, dan akta perusahaan beserta mendapatkan rekomendasi dari kepala desa.
  • Memiliki atau menguasai lahan untuk pengoperasian Pertashop.

Selain syarat di atas, sebelum mengajukan pendirian Pertashop atau SPBU mini, kita juga diminta untuk memastikan lokasi pembangunan sesuai kriteria, yaitu sebagai berikut.

  • Pertama, miliki aksesibilitas ke desa, di mana akses jalan minimal cukup untuk mobil tangki pengiriman modular (BBM).
  • Kedua, lokasi yang akan dibangun SPBU Mini memiliki potensi omset tinggi dan menguntungkan.
  • Ketiga, sudah tersedianya jaringan listrik yang memadai.
  • Keempat, kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM baik Pertamina maupun penyalur lain seperti Shell hingga BP.
  • Kelima, jarak dengan SPBU Pertamina tidak boleh di bawah 10 Km. Sedangkan untuk jarak dengan Pertashop lain tidak kurang dari 5 Km.

Cara Bangun SPBU Mini atau Pertashop

Cara bangun SPBU mini ada beberapa tahap atau prosedur yang harus diikuti. Bagi yang ingin tahu, berikut langkah-langkahnya secara lengkap.

1. Tahap Pengajuan

Pertama, silakan mulai dengan pengajuan terlebih dahulu di laman kemitraan Pertashop, seperti input data di laman kemitraan, lengkap dengan detail lokasi, legalitas badan usaha, dan melampirkan surat rekomendasi dari desa.

2. Tahap Verifikasi Lapangan

Jika data sudah masuk semua, selanjutnya Anda bisa lanjut ke tahap verifikasi lapangan. Biasanya ini akan dilakukan langsung oleh para petugas kemitraan dari PT Pertamina.

3. Tahap Administrasi

Kemudian para calon pengusaha SPBU Mini atau Pertashop juga akan di minta lengkapi administrasi berupa persyaratan Pemda dan penguasaan lahan.

4. Tahap Pembangunan

Setelah itu, jangan lupa juga izin dirikan meliputi desain yang disetujui Pertamina dan proses pembangunan SPBU Mini atau Pertashopnya.

5. Tahap Perjanjian

Jika sudah selesai maka tahap berikutnya yang harus dilakukan yaitu kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu Pertamina dan calon pengusa. Di mana ini akan mengadakan perjanjian kontrak dalam jangka waktu 10 tahun.

6. Tahap Operasional

Apabila tahap di atas sudah terpenuhi maka sudah bisa langsung ke tahap operasional atau SPBU Mini sudah siap beroperasi.

Jenis-jenis Pertashop

Ada beberapa jenis Pertashop berdasarkan kapasitas, luas lahan, dan lokasi daru SPBU utama. Adapun modal yang dibutuhkan juga berbeda-beda, berikut rinciannya.

1. SPBU Mini Jenis Gold

Kapasitas 3000 liter/hari
Luas lahan dibutuhkan sekitar 144 meter persegi.
Lokasi dari desa/kelurahan ke SPBU, lebih dari 10 Km.
Modal pembelian produk (Pertamax): Rp20 jt (Rp8.150 x 2.000 liter/hari + biaya lain-lain)
Keuntungan/liter: 850/liter (untuk sales 1-1.000 liter/hari)
Estimasi pendapatan/hari: minimal 400 liter/hari
Estimasi pengembalian modal maksimal 5 Tahun (tergantung pendapatan penjualan)

2. SPBU Mini Jenis Platinum

  • Kapasitas 3.000 liter/hari.
  • Luas lahan 200 meter persegi.
  • Lokasi di kecamatan yang belum terdapat SPBU.
  • Modal pembelian produk (Pertamax): Rp70 jt (Rp8.400 x 8.000 liter/hari + biaya lain-lain)
  • Keuntungan/liter: 600/liter (untuk sales min 1.001- 3.000 liter/hari)
  • Estimasi pendapatan/hari: minimal 1.000 liter/hari
  • Estimasi pengembalian modal maksimal 4 tahun (tergantung pendapatan penjualan)
  • Dimungkinkan menjual LPG Bright Gas dan Pelumas Pertamina

3. SPBU Mini Jenis Diamond

  • Kapasitas 3.000 liter/hari.
  • Luas lahan 500 meter persegi.
  • Lokasi di kecamatan yang belum terdapat SPBU.
  • Modal pembelian produk (Pertamax): Rp70 jt (Rp8.565 x 8.000 liter/hari + biaya lain-lain)
  • Keuntungan/liter: 435/liter (untuk sales > 3.000 liter/hari)
  • Estimasi pendapatan/hari: minimal 3.000 liter/hari
  • Estimasi pengembalian modal maksimal 3 Tahun (tergantung pendapatan penjualan)
  • Dimungkinkan menjual LPG Bright Gas dan Pelumas Pertamina

Modal atau Biaya Awal

Bicara tentang modal pendirian awal, karena bisnis ini terbilang besar dan membawa nama Pertamina, maka modal yang dibutuhkan pun lumayan besar. Anda harus menyiapkannya jauh-jauh hari.

Modal Paket Gold: Rp 250 juta

Modal Paket Platinum: Rp 400 juta

Modal Paket Diamond: Rp 500 juta

Dengan modal tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan hak pendirian usaha Pertashop, termasuk biaya pengiriman dan pembangunan SPBU mini. Anda tinggal menjalankan usahanya saja.

Anda juga akan mendapat dukungan dari Pertamina sebagai berikut.

  • Perangkat Pertashop (totem, tangki, dispenser berikut instalasinya)
  • Pelatihan petugas operator Pertashop (untuk 1 minggu pertama dilakukan pendampingan)
  • Calon operator diberikan pelatihan magang di SPBU Pertamina terdekat
  • Pelatihan operator melalui online (mengoperasikan SPBU dan penggunan alat pemadam)
  • SOP untuk mengoperasikan Pertashop
  • Pembinaan tim Pertamina secara periodik

Akhir Kata

Itu saja pembahasan dari kami mengenai cara membangun spbu mini. Mudah-mudahan dapat menjelaskan kepada Anda secara detail mengenai pengertian SPBU mini.

Baca: