Pengertian Bisnis

Pengertian bisnis secara umum, menurut para ahli, contoh, tujuan, dan etika

DonaBisnis.com – Informasi pengertian dan definisi tentang bisnis. Dalam upaya untuk mencapai suatu kesuksesan dalam konteks harta dan kekayaan, ada dua hal yang dapat dilakukan manusia, yaitu bekerja dan berbisnis. Sebenarnya apa itu bisnis? Apa tujuan, jenis, elemen, etika, dan contohnya?

Secara sederhana, bisnis merupakan kegiatan untuk menjual barang atau jasa kepada konsumen dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Bisnis biasanya dijalankan oleh perseorangan, kelompok, perusahaan, atau badan usaha tertentu.

Untuk lebih lengkapnya mengenai definisi bisnis secara umum dan menurut para ahli, silahkan simak ulasan lengkap mengenai pengertian bisnis di bawah ini.

Pengertian Bisnis Secara Umum

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bisnis/bis·nis/ adalah usaha komersial dalam dunia perdagangan; bidang usaha; usaha dagang: bekerja di bidang kepariwisataan; akuakultur usaha budi daya air: para pengusaha yang berminat mengembangkan akuakultur di Indonesia menuntut berbagai kemudahan kepada pemerintah.

Bisnis berasal dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu business yang artinya kesibukan. Dalam konteks yang sederhana, pengertian dari kesibukan adalah melakukan aktivitas atau kegiatan yang memberikan keuntungan kepada pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Secara umum, pengertian bisnis adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh perorangan maupun badan usaha yang melingkupi aktivitas produksi, pembelian, penjualan, maupun pertukaran barang/jasa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

Penggunaan kata bisnis dapat dibedakan menjadi tergantung pada konteksnya. Kata bisnis bisa merujuk pada tiga hal, yaitu:

  • Badan usaha, yaitu kesatuan yuridis, teknis, dan ekonomis untuk mencari keuntungan.
  • Sektor pasar tertentu, misalnya pasar modal.
  • Seluruh aktivitas pada komunitas produsen barang dan jasa.

Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

Agar bisa lebih memahami mengenai pengertian bisnis, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut adalah pengertian atua definisi bisnis menurut para ahli yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri.

1. Jeff Madura

Menurut Jeff Madura, pengertian bisnis yaitu suatu perusahaan yang menyediakan produk atau juga jasa(layanan) yang diinginkan oleh para pelanggan.

2. William Spregal

Pengertian bisnis menurut William Spregal adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang atau jasa yang bisa diklasifikasikan dalam kegiatan-kegiatan bisnis.

3. Brown dan Pretello

Pengertian bisnis menurut Brown dan Pretello adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang maupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga seluruh hal yang mencakup segala bidang usaha yang dilakukan pemerintah atau juga swasta tidak peduli itu mengejar laba maupun tidak.

4. Hughes dan Kapoor

Pengertian bisnis menurut Hughes dan Kapoor adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang maupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga seluruh hal yang mencakup segala bidang usaha yang dilakukan pemerintah atau juga swasta tidak peduli itu mengejar laba maupun tidak.

5. Haney

Pengertian bisnis menurut Haney adalah aktivitas manusia yang dihubungkan dengan produksi ataupun memperoleh kekayaan melalui pembelian dan penjualan barang.

6. Urwick dan Hunt

Pengertian bisnis menurut Urwick dan Hunt adalah setiap perusahan yang memproduksi dan mendistribusikan serta menyediakan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat dan atas dasar kesediaannya dalam membeli atau membayar.

7. LR Dicksee

Pengertian bisnis menurut L.R. Dicksee merupakan suatu bentuk aktivitas yang utamanya memiliki tujuan untuk dapat memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan di dalam terjadinya kegiatan atau aktivitas tersebut.

8. Plowman

Pengertian bisnis menurut Plowman adaah serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan pembelian ataupun penjualan barang dan jasa yang dilakukan secara berulang-ulang.

9. Prof Owen

Menurut Prof. Owen, bisnis adalah suatu perusahaan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang untuk dijual kembali ke pasaratau memberikan harga dalam setiap barang ataupun jasa.

10. Glos, Steade, dan Lowry

Glos, Steade, dan Lowry menyebut pengertian bisnis sebagai sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.

11. Mc Naughton

Pengertian bisnis menurut Mc Naughton yaitu pertukaran barang, uang, atau jasa untuk mendapatkan keuntungan bagi pihak-pihak yang terlibat.

12. Hooper

Menurut Hooper, pengertian bisnis adalah keseluruhan yang kompleks pada bidang-bidang industri dan penjualan, industri dasar, prosesnya, industri manufaktur dan jaringan, insuransi, perbankan, distribusi, transportasi dan lainnya yang kemudian masuk secara menyeluruh dalam dunia bisnis. Tujuannya memperoleh keuntungan bagi yang mengusahakannya.

13. Businessdictionary

Pengertian bisnis menurut Businessdictionary adalah organisasi atau sistem ekonomi di mana barang dan jasa dipertukarkan dalam bentuk uang. Bisnis memerlukan investasi yang besar dan pelanggan untuk menjual output pada sejumlah tertentu untuk mendapatkan (menghailkan) keuntungan. Bukan untuk keuntungan pribadi namun bisnis dapat dimiliki secara pribadi.

14. Merriam Webster

Pengertian bisnis menurut Merriam Webster adalah segala aktifitas pembuatan dan jual beli barang jasa kemudian ditukar dengan uang, kegiatan atau keja merupakan suatu pekerjaan dan jumlah kegiatan tersebut terselesaikan oleh sebuah perusahaan, pabrik ataupun toko.

15. Steinford

Pengertian bisnis menurut Steinford merupakan suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

16. Musselman dan Jackson

Menurut Musselman dan Jackson, definisi bisnis ialah jumlah keseluruhan aktifitas yang terorganisir dalam bidang perniagaan dan industri penyediaan barang dan jasa agar terpenuhi kebutuhan masyarakat serta dapat memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat.

17. Huat T Chwee

Huat T Chwee menjelaskan pengertian bisnis yaitu istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society.

18. Mahmud Machfoed

Mahmud Machfoed menjelaskan pengertian bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

19. Griffin dan Ebert

Griffin dan Ebert menjelaskan pengertian bisnis, yaitu aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.

20. Allan Afuah

Menurut Allan Afuah, pengertian bisnis berarti suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.

Tujuan Bisnis

Merujuk pada pengertian bisnis secara umum dan menurut para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa tujuan bisnis adalah untuk mendapatkan laba dengan memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.

Selanjutnya dalam konteks yang lebih lengkap, berikut adalah beberapa tujuan bisnis yang umum di masyarakat.

  • Memperoleh keuntungan, bisnis bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari suatu kegiatan yang dilakukan.
  • Mengadakan barang atau jasa, bisnis bertujuan untuk mengadakan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.
  • Mencapai kesejahteraan, bisnis dilakukan untuk mencapai kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat.
  • Menciptakan pekerjaan, bisnis dilakukan untuk menciptakan pekerjaan bagi masyarakat.
  • Menunjukkan eksistensi, bisnis diupayakan untuk menunjukkan eksistensi perusahaan dalam jangka panjang.
  • Meningkatkan kemajuan ekonomi, bisnis diupayakan untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum.
  • Menunjukkan prestise, bisnis dilakukan untuk menunjukkan prestise dan prestasi.

Fungsi Bisnis

Seluruh kegiatan bisnis memiliki fungsi untuk membuat sesuatu yang pada awalnya kurang bernilai menjadilebih bernilai tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setelah diolah.

Merujuk pada tujuan bisnis yang telah dijelaskan, berikut adalah beberapa fungsi bisnis secara umum.

  • Form Utility, yaitu fungsi bisnis sebagai produksi di mana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, perusahaan furniture, perusahaan jasa keuangan.
  • Place Utility, yaitu fungsi bisnis sebagai distribusi di mana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang/ jasa ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen.
  • Possessive Utility, yaitu fungsi bisnis sebagai penjualan dalam bisnis.
  • Time Utility, yaitu fungsi bisnis sebagai penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, di mana barang pada saat itu kurang bermanfaat untuk nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat.

Sedangkan Steinhoff dalam bukunya berjudul The World of business menjelaskan 3 fungsi utama bisnis, yaitu sebagai berikut.

  • Acquiring Raw Material, yaitu untuk mencari bahan mentah.
  • Manufacturing Raw Materials Into Product, yaitu mengubah bahan mentah menjadi barang jadi.
  • Distributing Product to Consumers, yaitu untuk menyalurkan produk yang dihasilkan kepada konsumen.

Jenis Bisnis

Merujuk pada pengertian dan tujuan bisnis yang telah dijelaskan, dalam perkembangan dan implementasinya, bisnis memiliki berbagai jenis. Bisnis secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu bisnis berdasarkan aktivitas dan kegunaannya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan di bawah ini.

Jenis Bisnis Berdasarkan Aktivitasnya

Berdasarkan aktivitasnya, bisnis dibedakan menjadi 4 jenis, antara lain sebagai berikut.

1. Bisnis Ekstraktif

Bisnis ekstraktif merupakan kegiatan usaha yang bergerak dalam bidang pertambangan dengan melakukan aktivitas penggalian barang tambang yang terdapat padaperut bumi.

Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan tambang berlimpah, ada banyak perusahaan yang telah bergerak dalam bisnis ekstraktif di Indonesia. Contoh bisnis ekstraktif di Indonesia adalah tambang batu bara, emas, minyak bumi, tembaga, gas bumi, dan lain-lain.

2. Bisnis Agraris

Pengertian bisnis agraris adalah bisnis yang bergerak di bidang pertanian, kehutanan, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Adapun bisnis ini dapat berkembang sangat pesat di Indonesia karena Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu luas.

Selain itu, bisnis agraris juga telah dikenal serta digeluti masyarakat sejak lama, mulai dari skala kecil di tingkat individu hingga skala besar yang dijalankan oleh perusahaan tertentu.

3. Bisnis Industri

Definisi bisnis industri adalah bisnis yang paling sering diidentifikasikan dengan pengertian bisnis secara awam oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Selain itu, bisnis industri bergerak di berbagai bidang, seperti industri manufaktur, industri pesawat terbang, kapal laut, tekstil, mebel, kertas, dan masih banyak lagi.

4. Bisnis Jasa

Bisnis jasa adalah bisnis yang dilakukan dengan produknya bukan berupa barang atau produk fisik, melainkan sebuah produk jasa yang tak tampak di mata namun memberi manfaat bagi khalayak umum.

Contoh dari bisnis jasa adalah bisnis pendidikan, pariwisata, kesehatan, perbankan dan keuangan, dan lain sebagainya.

Jenis Bisnis Berdasarkan Kegunaannya

Bisnis berdasarkan kegunaannya terbagi menjadi 4 jenis, yaitu kegunaan bentuk, tempat, waktu, dan pemilikan. Adapun uraiannya adalah sebagai berikut.

1. Kegunaan Bentuk

Bisnis yang memiliki kegunaan bentuk adalah usaha yang aktivitasnya dilakukan guna mengubah suatu benda menjadi benda lain yang memiliki bentuk berbeda dan memberi manfaat bagi manusia. Contoh bisnis jenis ini yaitu bisnis furnitur, garmen, dan makanan.

2. Kegunaan Tempat

Bisnis dengan kegunaan tempat adalah bisnis yang memiliki aktivitas usaha untuk memindahkan suatu barang dari satu tempat ke tempat lain yang memiliki manfaat lebih besar. Contoh dari bisnis jenis ini adalah bisnis transportasi darat, laut, udara, baik manusia ataupun barang.

3. Kegunaan Waktu

Bisnis dengan kegunaan waktu memiliki aktivitas utama berkaitan dengan penyimpanan barang. Dengan penyimpanan, barang yang tadinya kurang bermanfaat bisa disimpan untuk dikeluarkan ketika barang tersebut menjadi barang yang lebih bermanfaat. Contoh dari bisnis ini adalah pergudangan.

4. Kegunaan Pemilikan

Bisnis dengan kegunaan pemilikan bergerak dibidang tertentu yang bertujuan untuk membuat atau memenuhi kegunaan pemilikanaas suatu barang atau jasa, misalnya bisnis pertokoan.

Elemen Bisnis

Elemen bisnis merupakan sumber daya dalam bisnis yang kompetitif, bertujuan untuk mencapai suatu tujuan. Bila tidak ada elemen-elemen bisnis, maka sebuah bisnis tidak akan berjalan. Terdapat 4 macam elemen dalam bisnis, antara lain sebagai berikut.

1. Modal

Elemen bisnis yang paling penting adalah modal berupa uang. Uang digunakan untuk menjalankan kegiatan-kegiatan bisnis.

2. Bahan Material

Elemen bisnis ini adalah bahan-bahan yang terdiri dari sumber daya alam termasuk faktor produksi yang dibutuhkan daam melaksanakan aktivitas bisnis untuk diolah dan menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.

3. Sumber Daya Manusia

Elemen bisnis berikutnya adalah sumber daya manusia yang berkualitas. Kegunaan dari SDM sebagai elemen bisnis adalah untuk kemajuan bisnis itu sendiri.

4. Keterampilan Manajemen

Elemen bisnis yang terakhir adalah keterampilan manajemen. Suatu bisnis yang sukses dijalankan dengan manajemen yang efektif. Sistem manajemen yang efektif adalah sistem yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen.

Etika Bisnis

Etika bisnis yaitu cara-cara yang dilakukan saat melakukan kegiatan bisnis yang mencakup semua aspek, baik yang berkaitan dengan seorang individu, perusahaan, atau masyarakat. Beberapa prinsip dalam etika bisnis antara lains sebagai berikut.

1. Kejujuran

Saat membangun komunikasi suatu bisnis, diperlukan kejujuran dan sikap baik dengan mitra kerja serta konsumen. Dengan begitu, usaha yang dibangun akan semakin dipercaya.

2. Memenuhi Janji Konsumen

Pebisnis yang baik harus selalu mematuhi setiap janjinya dan selalu berkomitmen dalam menjalankan usaha bisnisnya.

3. Integritas

Dalam berbisnis, seseorang perlu menerapkan konsistensi pada pemikiran, ucapan, ataupun perbuatan.

4. Loyalitas

Definisi loyalitas yang tinggi juga diperlukan dalam bisnis yang dijalani. Loyalitas dapat dilihat dari kerja keras dan keseriusan dalam menjalani bisnis, bekerja sesuai dengan visi dan misi, serta tidak mencampur adukkan urusan pekerjaan dan urusan pribadi.

Contoh Bisnis

Berdasarkan uraian-uraian di atas, maka bisa disimpulkan bahwa bisnis telah merambah ke hampir seluruh elemen kehidupan manusia. Contoh bisnis pun terdiri dari berbagai macam jenis. Berikut adalah macam-macam contoh bisnis yang umum di Indonesia

1. Bisnis Pertanian

Bisnis pertanian adalah usaha di bidang pertanian atau agro bisnis yang meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya.

2. Bisnis Produksi Bahan Mentah

Bisnis produksi bahan mentah adalah bidang usaha yang bergerak di sektor pertambangan, kehutanan, dan lain sebagainya, di mana produk yang dihasilkan adalah bahan mentah untuk diolah kembali.

3. Bisnis Manufaktur

Bisnis manufaktur merupakan usaha di bidang pengolahan bahan baku atau bahan mentah menjadi bahan jadi.

4. Bisnis Konstruksi

Bisnis konstruksi adalah usaha di bidang pembangunan konstruksi atau infrastruktur, seperti jalan raya, gedung bertingkat, bandara udara, dan lain sebagainya.

5. Bisnis Transportasi

Bisnis transportasi yaitu usaha di bidang tranportasi yang membantu mobilitas masyarakat dalam upaya menyalurkan barang.

6. Bisnis Komunikasi

Bisnis komunikasi adalah usaha di bidang komunikasi yang membantu masyarakat dalam hal komunikasi dan informasi. Misalnya televisi, radioa, telepon, dan lainnya.

7. Bisnis Perdagangan Besar atau Kecil

Bisnis perdagangan besar atau kecil yaitu usaha di bidang niaga yang berperan sebagai perantara antara produsen dengan konsumen.

8. Bisnis Finansial, Asuransi, dan Real Estate

Bisnis finansial, asuransi, dan real estate merupakan usaha di bidang keuangan yang membantu masyarakat dalam hal kredit permodalan, asuransi, dan juga perencanaan dan kredit kepemilikan properti.

9. Bisnis Jasa

Bisnis Jasa merupakan usaha yang kegiatannya menciptakan dan menjual produk tak berwujud, yaitu jasa, untuk menghasilkan keuntungan.

10. Bisnis Online

Bisnis online merupakan contoh bisnis yang dijalankan secara online melalui jaringan internet dengan memanfaatkan berbagai macam platform untuk memperjualbelikan semua jenis produk.

11. Bisnis Utilitas

Pengertian bisnis utilitas adalah jenis bisnis yang mengoperasikan jasa untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan publik, seperti listrik dan air. Bisnis ini biasanya dikelola dan didanai oleh pemerintah dalam bentuk BUMN/BUMD.

12. Bisnis Perdagangan

Bisnis perdagangan merupakan bisnis yang bergerak di bidang niaga, baik dalam skala kecil maupun besar serta berperan sebagai perantara yang menghubungkan antara produsen dengan konsumen.

Akhir Kata

Demikian ulasan mengenai pengertian dan definisi bisnis secara lengkap. Tentunya mudah-mudahan pengetian bisnis secara umum dan menurut para ahli ini dapat kita pahami bersama. Tujuannya agar bisnis yang kita jalankan dapat dilakukan secara beretika sehingga hasil yang diperoleh pun maksimal.

Latar belakang dan sejarah bisnis dagang sudah lama berlangsung. Dalam perkembangannya pun konsep serta klasifikasi bisnis menjadi sangat beragam. Kategori dan tujuan bisnis pun tidak hanya soal memperoleh keuntungan saja. Studi kelayakan bisnis juga sudah dilakukan di mana-mana.

Asal kepemimpinan bisnis dilakukan dengan mematuhi etika dan hukum yang berlaku, tujuan bisnis akan bisa dicapai dengan baik shingga bisnis dapat mempengaruhi masyarakat secara positif.

Tinggalkan komentar