Pengertian Manajemen

Pengertian manajemen, fungsi, tujuan, unsur, jenis, dan contoh

DonaBisnis.com – Pengertian dan definisi manajemen. Dalam sebah organisasi, kelompok, ataupun perusahaan, pasti terdiri dari banyak orang dengan berbagai macam karakteristik. Hal tersebut menimbulkan permasalahan yang kadang sulit untuk dipecahkan. Bahkan dalam kondisi yang lebih buruk, permasalahan tersebut dapat berujung pada perpecahan suatu organisasi.

Untuk meminimalisir hal tersebut, tentunya dibutuhkan manajemen. Manajemen berperan untuk mengatur roda perputaran organisasi agar berjalan sesuai yang diinginkan. Maka dari itu, pengertian dan fungsi manajemen sangat perlu diperhatikan.

Manajemen sendiri memiliki arti yang sangat luas. Ada banyak pihak yang telah mendefinisikan pengertian manajemen, baik umum ataupun para ahli di bidangnya. Selain itu, manajemen juga memiliki fungsi, tujuan, unsur, jenis, dan contoh yang perlu diperhatikan. Untuk lebih jelasnya silahkan simak uraian berikut.

Pengertian Manajemen Secara Umum

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), manajemen/ma·na·je·men/ /manajemén/ n Man berarti penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; atau pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi.

Secara etimologis, manajemen adalah seni untuk melaksanakan dan mengatur. Manajemen juga dapat dilihat sebagai ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan dalam sebuah organisasi atau perusahaan.

Sedangkan secara umum, definisi manajemen adalah seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi, dan pengorganisasiannya, pergerakan, pengendalian, dan pengawasan.

Manajemen juga dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana beberapa manusia saling bekerja sama untuk memberikan manfaat kepada masing-masing.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Para ahli memberikan penjelasannya tentang pengertian manajemen. Mulai ahli yang berasal dari Indonesia, hingga para ahli yang berasal dari mancanegara. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah pengertian manajemen menurut para ahli.

Pengertian Manajemen Menurut Ahli dari Luar Negeri

1. Van Fleet dan Peterson

Van Fleet dan Peterson mengungkapkan pengertian manajemen yaitu serangkaian kegiatan yang diarahkan pada pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efektif dalam mengejar satu atau lebih tujuan.

2. George Robert Terry

George Robert Terry mengungkapkan pengertian manajemen yaitu proses khas dari beberapa tindakan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Seluruh tindakan tersebut bertujuan mencapai target dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia.

3. Megginson, Moesley, dan Pietri

Megginson, Moesley, dan Pietri mengungkapkan pengertian manajemen yaitu bekerja dengan memanfaatkan sumber daya manusia, keuangan dan fisik untuk mencapai tujuan organisasi dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengendalikan fungsi.

4. Ricky W Griffin

Ricky W. Griffin mengungkapkan pengertian manajemen yaitu manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol pada sumber daya agar tujuan tercapai secara efektif dan efisien. Efektif di sini maksudnya tujuan tercapai sesuai rencana, dan efisien berarti bahwa manajemen dilakukan secara cermat, terorganisir, dan tepat waktu.

5. Kreitner

Kreitner mengungkapkan pengertian manajemen yaitu manajemen adalah proses pemecahan masalah untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif melalui penggunaan sumber daya secara efisien dalam lingkungan.

6. Lawrence A Appley

Lawrence A. Appley mengungkapkan pengertian manajemen yaitu keahlian dalam membangkitkan orang lain agar bersedia melakukan sesuatu. Tak harus seseorang, keahlian manajemen juga dapat dimiliki oleh organisasi maupun kelompok.

7. FW Taylor

FW Taylor mengungkapkan pengertian manajemen yaitu manajemen merupakan seni mengetahui apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakukan serta melihat bahwa itu dilakukan dengan cara yang terbaik.

8. James AF Stoner

James A.F. Stoner mengungkapkan pengertian manajemen yaitu suatu proses perencaan, pengorganisasian, leadership, serta pengendalian upaya dari anggota organisasi tersebut serta penggunaan sumber daya yang tersedia di organisasi tersebut guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan organisasi sebelumnya.

9. Mary Paker Follet

Mary P. Follet mengungkapkan pengertian manajemen yaitu sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dengan kata lain, seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.

10. Harold Koontz

Harold Koontz mengungkapkan pengertian manajemen yaitu manajemen adalah seni menyelesaikan segala sesuatu melalui dan dengan orang-orang dalam kelompok yang diorganisasikan secara formal. Ini adalah seni menciptakan lingkungan di mana orang dapat melakukan dan individu dapat bekerja sama menuju pencapaian tujuan kelompok.

11. Henry Fayol

Henry Fayol mengungkapkan pengertian manajemen yaitu suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/kontrol terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

12. Oey Liang Lee

Oey Liang Lee mengungkapkan pengertian manajemen yaitu ilmu atau seni dalam perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengendalian terhadap sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Pengertian Manajemen Menurut Ahli dari Indonesia

1. Hilman

Hilman mengungkapkan pengertian manajemen yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui perantara kegiatan orang lain serta mengawasi usaha-usaha setiap individu guna mencapai tujuan yang sama.

12. Renville Siagian

Renville Siagian mengungkapkan pengertian manajemen yaitu satu bidang usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan yang dikelola oleh tenaga ahli yang terlatih dan berpengalaman.

13. Dr Ahuja

Dr. Ahuja mengungkapkan pengertian manajemen yaitu pihak-pihak yang menawarkan/menyediakan jasa untuk bidang yang berhubungan dengan manajemen.

14. Bennet NB Silalahi

Bennet N.B Silalhi mengungkapkan pengertian manajemen yaitu ilmu perilaku yang terdiri dari aspek sosial eksak bukan dari tanggungjawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencanaannya.

Fungsi dan Tujuan Manajemen

Fungsi manajemen secara umum, khususnya dalam menjalankan bisnis di suatu organisasi atau perusahaan adalah sebagai elemen dasar yang harus melekat. Manajemen menjadi acuan manajer (pemimpin organisasi atau perusahaan) dalam melaksanakan tugas guna mencapai tujuan dengan merencanakan, mengorganisir, serta mengendalikannya.

Berdasarkan pengertian manajemen di atas, terdapat 5 fungsi manajemen dalam dunia bisnis, antara lain sebagai berikut.

1. Perencanaan

Dalam manajemen, perencanaan adalah hal yang sangat penting. Seorang manajer yang mengelola manajemen perusahaan atau bisnis akan merencanakan dan mengawasi tindakan yang sudah maupun belum diketahui.

Perencanaan akan menentukan secara menyeluruh tujuan perusahaan dan upaya untuk memenuhinya. Manajer selalu bertindak sebagai orang yang mencari alternatif untuk mencapai tujan final, termasuk rencana jangka pendek hingga panjang.

Bila perencanaan tak tepat, maka bisnis yang tengah dijalani bisa tak berjalan sebagaimana mestinya. Penyimpangan bisa terjadi kapan saja dan berakibat pada ketidakteraturan sampai kebangkrutan.

2. Pengorganisasian

Fungsi manajemen selanjutnya adalah pengorganisasian, yakni dengan membagi kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil maupun serangkaian kegiatan. Tujuannya tak lain adalah untuk memudahkan manajer mengawasi kegiatan secara lebih efektif serta menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan yang telah dibagi supaya menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian ini dapat dilakukan dengan menentukan tugas yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, dan cara kerjanya. Tujuannya ialah untuk mencapai tujuan bisnis melalui proses yang lebih terstruktur atau terorganisir.

3. Penempatan

Penempatan juga menjadi salah satu fungsi manajemen, ini mirip dengan pengorganisasian namun penggunaannya memiliki cakupan yang lebih luas. Bila pengorganisasian lebih memperhatikan sumber daya secara umum, maka penempatan akan lebih memperhatikan sumber daya secara umum.

Sumber daya secara umum yang dimaksud di sini adalah peralatan, perlengkapan, dan inventaris yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau organisasi.

4. Pengarahan

Berikutnya ada pengarahan, yakni fungsi manajemen yang berupa tindakan yang mengupayakan setiap anggota bisnis atau kelompok mampu mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang telah direncanakan.

Manajer akan mengatur pengarahan bila terdapat masalah atau jika apa yang dikerjakannya tak sesuai dengan yang sudah direncanakan. Pasalnya tidak semua hal yang direncanakan bisa diwujudkan secara nyata.

Hal tersebut disebabkna karena fungsi manajemen sebagai pengarahan supaya apa yang dikerjakan sumber daya masih ada pada jalur yang semestinya.

5. Pengawasan

Fungsi manajemen selanjutnya ialah pengawasan, yakni rencana hingga tindakan yang telah dijalankan perlu ada pengawasan agar dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja sumber daya perusahaan.

Manajer akan secara efektif melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang telah diorganisasi sebelumnya dan memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.

Kesalahan dalam mengerjakan tugas nantinya dapat dikoreksi untuk menjadi pelajaran pada perencanaan berikutnya.

Unsur-unsur Manajemen

Dalam membentuk sebuah tatanan manajemen yang baik, dibutuhkan unsur-unsur manajemen di dalamnya. Seluruh unsur manajemen akan saing melengkapi satu sama lain. Bila salah satu unsur tersebut tidak ada, maka akan berimbas pada hasil keseluruhan pencapaian sebuah organisasi atau perusahaan.

Unsur-unsur manajemen yang harus ada antara lain adalah sebagai berikut.

1. Manusia

Manusia adalah unsur terpenting dalam sebuah manajemen. Dalam praktiknya, manusia akan membuat tujuan dan melakukan proses mencapai tujuan itu. Dengan kata lain, proses kerja tak akan terjadi bila tak ada unsur ini di dalamnya.

2. Uang

Uang juga menjadi salah satu unsur terpenting, pasalnya hasil kegiatan bisa diukur dari jumlah uang yang beredar di perusahaan. Unsur ini bisa menjadi alat dalam mencapai tujuan dengan penggunaannya yang diperhitungkan secara rasional.

Penggunaan uang dalam perusahaan di antaranya untuk biaya operasional, gaji pegawai, pembelian alat kantor, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan perusahaan.

3. Material

Material merupakan bahan yang terdiri dari bahan setengah jadi dan bahan jadi. Keduanya dalam manajemen adalah faktor penting karena hasil yang baik hanya bisa dicapai dengan menggunakan material yang baik pula.

4. Mesin

Mesin juga sangat dibutuhkan oleh manusia untuk melakukan pekerjaan yang sulit menjadi lebih mudah. Mesin akan meningkatkan hasil dan keuntungan dan membuat kerja menjadi lebih efektif dan cepat.

5. Metode

Metode menjadi unsur manajemen yang penting karena proses pelaksanaan kerja hanya dapat berjalan efisien bila menggunakan metode yang tepat. Metode harus mempertimbangkan waktu, sasaran, uang, fasilitas, dan kegiatan binsis.

Metode juga harus dipahami oleh unsur manusia yang menjalankannya. Dalma arti lain, metode hanya bisa berjalan dengan baik bila manusia terlibat secara aktif di dalamnya.

6. Pasar

Pasar adalah unsur manajemen yang sangat krusial. Proses pemasaran produk bagi sebuah perusahaan ada pada unsur ini dan bila tidak ada, maka barang yang diproduksi tidak akan laku.

Dalam manajemen dan organisasi, bisnis bisa menawarkan produk yang berkualitas serta memiliki tingkat beli yang tinggi. Itulah alasannya proses pemasaran sangat erat kaitannya dengan kualitas barang yang dipasarkan.

Jenis dan Contoh Manajemen

Manajemenbisnis juga memiliki banyak jenis dan contoh. Berikut adalah beberapa jenis dan contoh manajemen yang paling umum di Indonesia.

1. Manajemen Strategis

Manajemen strategis adalah fungsi eksekutif yang dapat melapor kepada pemilik perusahaan.

2. Manajemen Penjualan

Manajemen penjualan adalah manajemen untuk penjualan, dari sebuah tim dan secara individu.

3. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah strategi pemasaran, produk, merek, dan promosi.

4. Manajemen Hubungan Masyarakat

Manajemen hubungan masyarakat adalah manajemen untuk mengelola komunikasi antara organisasi dan publik.

5. Manajemen Operasi

Manajemen operasi adalah manajemen produksi dan jasa yang menggambarkan segala sesuatu mulai dari manajemen manufaktur hingga ritel.

6. Manajemen Rantai Pasokan

Manajemen rantai pasokan adalah manajemen untuk mengelola proses pemindahan produk atau layanan dari pemasok ke pelanggan/konsumen.

7. Manajemen Pengadaan

Manajemen pengadaan adalah manajemen untuk mengelola perolehan barang dan jasa dari sumber eksternal.

8. Manajemen Keuangan dan Akuntansi

Manajemen keuangan dan akuntansi merupakan manajemen untuk mengelola proses dan tim keuangan serta akuntansi.

9. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia yaitu manajemen yang bertanggung jawab untuk menarik, merekrut, melatih, memberikan kompensasi, memberi penghargaan, dan mengelola kinerja karyawan.

10. Manajemen Teknologi Informasi

Manajemen teknologi informasi merupakan manajemen untuk mengelola tim dan proses pada kegiatan teknologi informasi.

11. Manajemen R&D

Manajemen R&D (Research and Development) yaitu manajemen untuk mengelola proses dan tim penelitian & pengembangan.

12. Manajemen Rekayasa

Manajemen rekayasa merupakan manajemen untuk mengelola aplikasi teknik bagi solusi bisnis, seperti pengembangan produk baru, manufaktur, dan konstruksi.

13. Manajemen Program

Manajemen program adalah manajemen pengelolaan portfolio proyek yang sedang berlangsung.

14. Manajemen Proyek

Manajemen proyek yaitu manajemen perencanaan, organisasi, serta kontrol proyek.

15. Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan disiplin untuk mengidentifikasi, memberikan penilaian, mengendalikan peluang bahwa tujuan dan proses akan berkonsekuensi negatif.

16. Manajemen Perubahan

Manajemen perubahan merupakan manajemen dalam pendekatan untuk perubahan bisnis. Tujuannya yaitu untuk membantu organisasi dan tim melakukan transisi mulus ke target pasar.

17. Manajemen Kualitas

Manajemen kualitas adalah manajemen untuk perencanaan kualitas, kontrol, jaminan, dan peningkatan.

18. Manajemen Inovasi

Manajemen inovasi yaitu manajemen seperti strategi, penelitian dan pengembangan, atau perubahan dalam organisasi dan perusahaan.

19. Manajemen Desain

Manajemen desain yaitu manajemen proses desain, contohnya adalah manajemen desain produk baru.

20. Manajemen Fasilitas

Manajemen fasilitas merupakan proses pengelolaan fasilitas seperti kantor, pusat data, dan sebagainya.

21. Manajemen Waktu

Manajemen waktu merupakan proses pengendalian waktu berdasarkan suatu rangkaian kegiatan yang sudah direncanakan.

22. Manajemen Stress

Manajemen stress adalah kemampuan penggunaan sumber daya secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental serta emosional.

23. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan manajemen perlindungan bagi tenaga kerja dan jasa konstruksi untuk meminimalisir risiko kerugian moral atau material.

24. Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan adalah pendidikan formal atau non formal untuk mempersiapkandan membekali para calon manajer dengan pengetahuan bidang manajemen.

25. Manajemen Komunikasi

Definisi manajemen komunikasi yaitu proses penggunaan sumber daya komunikasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

26. Manajemen Personalia dan Administrasi

Manajemen personalia dan administrasi yaitu sebuah perencanaan, pembagian kompensasi, penginterperstasian, dan pemeliharaan tenaga kerja untuk membantu tercapainya suatu tujuan perusahaan.

27. Manajemen Perusahaan

Manajemen perusahaan memiliki pengertia mengelola, melakukan, koordinasi, dan mengorganisasi kegiatan bisnis.

28. Manajemen Administrasi Perkantoran

Manajemen administrasi perkantoran adalah strategi memberikan informasi layanan di bidang administrasi agar mendapat dampak kelancaran pada bidang usaha.

29. Manajemen Agribisnis

Manajemen agribisnis yaitu kegiatan dalam bidang pertanian dengan menerapkan manajemen dan melaksanakan fungsi perencanaan untuk menghasilkan produk yang diinginkan.

Akhir Kata

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian dan definisi manajemen, beserta fungsi, tujuan, contoh, manajemen dalam bisnis, dan jenis-jenis manajemen secara menyeluruh. semoga informasi tentang manajemen ini dapat bermanfaat.

Dari penjelasan tersebut kita bisa memahami bahwa ilmu manajemen ternayata sangat luas, contoh penerapan manajemen dalam kehidupan sehari-hari juga sangat banyak. Sehingga bila ditanya siapa saja yang membutuhkan manajemen? Jawabannya adalah setiap insan manusia.

Sejarah manajemen sangat panjang dan seiring berkembangnya zaman, manajemen menjadi lebih banyak berkembang ke berbagai sisi kehidupan. Prinsip dan klasifikasi manajemen menurut orang-orang pun berbeda-beda, sebab manajemen memiliki peran yang vital dalam kehidupan.

Jika ada yang ingin ditanyakan jangan ragu untuk menuliskannya pada kolom komentar yang tersedia di bawah berikut.