Contoh Usaha Sukses

Macam-macam Bisnis yang Sukses

Donabisnis.com – Contoh usaha sukses. Kita bisa menjalani berbagai usaha sesuai minat dan passion. Namun jika hanya mengandalkan itu saja, tidak ada jaminan untuk sukses.

Pasalnya, sukses dalam menjalani usaha atau bisnis dipengaruhi oleh berbagai faktor. Di antaranya adalah melihat tingkat persaingan dan potensi pasar yang ada di sekitar.

Maka dari itu di kesempatan lalu kami sudah membagikan beberapa peluang usaha sampingan serta peluang usaha modal kecil yang menguntungkan serta menjanjikan.

Di sana kami banyak memberikan beberapa contoh ide atau peluang usaha yang kiranya memiliki prospek menjanjikan di masa depan. Selain itu usaha dan bisnis tersebut juga cocok bagi pemula.

Nah di sini kami ingin melanjutkan pembahasan dari artikel tersebut, yaitu kami ingin memberikan beberapa contoh usaha yang telah sukses dan bisa Anda jadikan contoh untuk ditekuni.

Contoh Usaha yang Sukses Bila Ditekuni

Silahkan langsung saja simak ulasan di bawah ini mengenai contoh usaha yang sukses dan bisa ditekuni, dicontoh, atau dijadikan referensi untuk sebuah bisnis dan usaha yang baru.

1. William Tanuwijaya – Tokopedia

William Tanuwijaya lahir pada 11 November 1981. Setelah lulus dari sekolah menengah, ia beremigrasi ibukota untuk melanjutkan studinya. William Tanuwijaya kemudian dipelajari di Bina Nusantara University (BINUS), Departemen Teknik Informatika.

William kemudian bekerja sebagai penjaga kopi, di mana ia kemudian menerima pendapatan tambahan dan internet gratis. Dari sini, William pertama kali tahu internet lebih dalam.

Kisah suksesnya berlanjut ketika ia bekerja di beberapa pengembang perangkat lunak dan pengembang game, bahkan di Kafegaul online belanja dan perusahaan penjualan.

Dengan pengetahuan dan pengalaman yang ia peroleh, William mengundang salah satu rekannya bernama Leontinus Alpha Edison, Pioneer Tokopedia.com pada 6 Februari 2009, yang diterbitkan pada 17 Agustus 2009.

Tanpa menghabiskan banyak waktu, Tokopedia memiliki injeksi investasi di tahun pertamanya dan dinobatkan sebagai pemula e-commerce terbaik di Indonesia oleh Bubu Awards.

Sekarang, Tokopedia adalah platform terbesar yang menghubungkan penjual dan pembeli dengan proses pembelian dan penjualan yang aman, nyaman dan praktis.

2. Achmad Zaky – Bukalapak

Achmad Zaky lahir pada 24 Agustus 1986 di kota Sragen, Indonesia. Dia adalah lulusan dalam rekayasa komputer dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2004.

Ketertarikan pada dunia komputer telah diamati sejak sekolah dasar dan terbukti dari kemenangannya di berbagai kejuaraan dan Olimpiade selama pendidikan. Setelah lulus dari ITB, Achmad Zaky mendirikan perusahaan konsultan teknologi bernama Qualmedia.

Zaky membuat situs web yang menjadi proyek internal perusahaan. Proyek ini adalah asal keberhasilan pendiri Achmad Zaky Bukalapak.com. Setelah menyelesaikan pengembangan Bukalapak.com yang belum diselesaikan dalam dua bulan, Achmad Zaky mengundang Pedagang Mall dan Umpan untuk bergabung dengan Bukalapak.com.

Tanpa diduga, undangan ini memiliki jawaban yang sangat positif dan membuat bukalapak.com terkenal sebentar. Selain pertumbuhan yang sangat cepat, pembiayaan investor sering tiba. Beberapa investor yang tertarik dengan pendanaan Bukalapak.com mencakup 500 startup, batavia inkubator, investasi IMJ, serta Tbk Technology Eagle (Grup Emtek).

3 Ferry Unardi – Traveloka

Pendiri Traveloka Ferry Unardi lahir pada 16 Januari 1988 di kota Padang. Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah, Ferry memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Purdue, yang berspesialisasi dalam ilmu komputer dan teknik.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, ia memutuskan untuk bekerja di Microsoft, Seattle. Dengan kompetisi tingkat tinggi, feri menganggap bahwa karirnya di Microsoft akan sulit ditingkatkan. Dia kemudian memutuskan untuk berhenti bekerja dan melanjutkan studinya.

Saat belajar di Universitas Harvard, Ferry Unardi tertarik untuk mengembangkan bisnis rintisan (startup). Dia memilih bidang mesin tiket pesawat. Karena ide ini, lahir Traveloka, mulai di bidang pemesanan tiket yang relatif baru dan segera menarik perhatian investor.

Sejauh ini, Traveloka telah menerima dana dari beberapa perusahaan modal ventura (modal ventura). Pendanaan pertama datang dari East Ventures pada 2012 dan ibukota pendiri global pada tahun 2013.

4. Nadiem Makarim – Gojek

Di belakang kesuksesan gojek, ternyata ada seorang sosok bernama Nadem Makarim yang lahir pada 4 Juli 1984. Dia telah menjalani pendidikan menengah di Singapura, pendidikan sarjana untuk hubungan internasional di Universitas Brown. Pernyataan dan Pendidikan Guru di Harvard Business School.

Dengan sejarah pendidikan yang luar biasa, ia kemudian bekerja di perusahaan konsultan McKinsey & perusahaan, headwriter Zalora Indonesia, terakhir sebagai Kepala Inovasi di Kartuku. Tetapi tidak puas sejauh ini, Nadiem Fonda PT Goek Indonesia, penyedia layanan transportasi taksi sepeda motor di Indonesia yang berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasi ponselnya pada awal 2015.

Awal penciptaan gurnut adalah gagasan Nadem yang melihat masalah utama pengemudi taksi sepeda motor, yaitu pendorong taksi sepeda motor produktif karena mereka sering ingin menunggu penumpang. Ini terjadi karena gilirannya untuk melayani penumpang.

Dari sana, Nadiem menghasilkan inovasi yang dapat menghubungkan penumpang dan pengemudi taksi sepeda motor sehingga mereka dapat menerima pesanan kapan saja tanpa harus keluar. Saat ini, Gojek telah membuktikan pencapaian luar biasa, setidaknya ada 10 ribu supir taksi sepeda motor yang merupakan anggota Gojek.

Sumber peningkatan drastis karena aplikasi berbasis Android. Harapan Nadem Makarim Pendiri Gojek adalah, perusahaannya PT Goek Indonesia dapat terus membantu dan melayani semua orang Indonesia di mana pun mereka berada.

5. Hendy Seiono – Baba Rafi

Kebab Baba Rafi telah dibuat sejak 2007 dan dipusatkan di Jakarta, dengan jumlah titik penjualan di asal hanya 2 orang berusia 1.200 outlet di seluruh dunia. Hendy Seono, lelaki Surabaya mendapat ide kuliner tentang gaya Timur Tengah selama kunjungan Qatar.

Dia melihat jumlah toko kebab di sana dan berpikir kuliner memiliki potensi besar untuk pengembangan di Indonesia. Untuk menyadarinya, ia bekerja dengan Hasan Baraja untuk mengembangkan perusahaan kuliner dengan modal pertama 4.000.000 IRD.

Setelah berjalan selama 14 tahun, Baba Rafi telah mengembangkan sayapnya di luar negeri, seperti Malaysia, Filipina, Cina dan Sri Lanka. Hendy mengungkapkan bahwa ia selalu ingin memperluas bisnisnya ke berbagai negara lain di dunia.

Perkembangan Baba Rafi Kebab tidak berhenti di situ, jelas bagi penciptaan ekspansi bisnis Hendy Seiono, yaitu Babafi-Online.com. Babafi-Online.com adalah bagian dari PT Baba Rafi Indonesia yang berkelahi di baba rafi kebab baba kebab.

Dengan ekspansi ini, sekarang merupakan peluang komersial untuk Waralaba Rafi Breota terbuka untuk orang-orang potensial pengusaha yang ingin memulai kegiatan mereka. Dengan demikian, Hendy Seiono telah menjadi salah satu perintis waralaba Indonesia yang berhasil secara keseluruhan.

6. Jason Lamuda – BerryBenka.com

Menjadi pengusaha di bidang digital, sejumlah tantangan utama akan selalu mendekati setiap saat. Berbagai kendala kemungkinan besar hidup oleh pengusaha dari startup, terutama mereka yang memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi.

Hal yang sama dijalani oleh Jason Lamuda, yang berhasil mengelola bisnisnya untuk bertahan hidup dan tumbuh dengan cepat seperti sekarang ini. Jason Lamuda, seorang pria yang menyelesaikan gelar Master di Universitas Columbia untuk departemen teknik keuangan ini, sebenarnya telah memulai karirnya di McKinsey & Company sejak Agustus 2008.

Bekerja sebagai analis korporat selama 2 tahun, Jason akhirnya keluar dari McKinsey & Company dan memutuskan untuk memulai kegiatannya di bidang digital. Jason menunjukkan keahliannya dalam pembangunan perusahaan digital dengan membangun BerryBenka dan mengejar keberhasilannya di dunia bisnis.

Tidak perlu banyak waktu, Berrybenna telah tumbuh sangat cepat dan telah mengalami pertumbuhan bisnis yang luar biasa. Jason kemudian memperluas jangkauan pasar berrybenka dengan menawarkan berbagai kategori produk yang lebih bervariasi, seperti: makeup, perawatan kulit dan bahkan olahraga pakaian.

Ini pasti akan menjadi nilai penjualan BerryBenka di tengah-tengah persaingan yang intens di antara kegiatan bisnis online Indonesia. Jason Lamuda mengungkapkan bahwa akan terus memperluas sektor bisnis berrybenka dan menargetkan sektor mode pria untuk pengembangan di masa depan.

7. Hendrik Tio Founder Bhinneka.com

Dimensi Bhinneka atau PT Bhinneka Mentari diciptakan pada tahun 1993. Perusahaan ini bergerak dalam distribusi dan penjualan produk-produk teknologi informasi sebagai jantung dari kegiatannya, seperti kategori PC dan PC yang kompatibel, jaringan (LAN / WAN) , Modifikasi video solusi layanan pusat.

Selama krisis ekonomi pada tahun 1998 hingga 1999, bisnis PT Bhinneka Mentari Dimensi, hampir lumpuh. Jumlah karyawan di asal 129 orang menjadi 24 orang yang tersisa. Pada saat itu Nicholas Tiio & Hendrik Tiio melihat peluang pembelian online yang booming di Amerika.

Meskipun e-commerce pada waktu itu, itu masih merupakan hal baru di Indonesia dan berisiko tinggi, Hendrik tidak hanya mengabaikan. Dengan penentuan dan pekerjaan perangkat keras, situs Bhinneka.com masih dalam bentuk profil bisnis, yang kemudian disetujui untuk digunakan sebagai model toko online.

Dari sini, awal kisah sukses Hendrik Tio bhinneka.com dimulai. Karena krisis penjualan dan ekonomi di Indonesia, dimensi PT Bhinneka Mentari telah mulai mencoba model bisnis baru.

Model ekonomi baru ini menggunakan Internet sebagai saluran untuk dijual. Tanpa diduga, perusahaan yang awalnya dianggap tidak berpotensi di Indonesia sekarang memiliki serakah. Bisnis online dapat ditemukan di berbagai sektor, mulai dari mode, makanan, perangkat elektronik, produk dan layanan lainnya.

8 Johnny Andrean – Ruang Tamu Johnny Andrean, J.CO, Pain Talk

Contoh usaha sukses lainnya adalah Johnny Andrean. Siapa yang tidak tahu dengan waralaba J.CO dan pembicaraan roti? Ya, kedua perusahaan ini terbukti dimiliki oleh pendiri Johnny Andrean Lounge, yaitu Johnny Andrean sendiri. Bisnis Thard Johnny Andrean adalah ruang tamu. Acara ini dilakukan terlebih dahulu pada 1980-an di ujung Jakarta Utara. Upaya salon dipilih karena kompetensinya diajarkan oleh ibunya.

Setelah Johnny Andrean Salon telah berhasil berjalan, ia membuka waralaba di bidang kuliner, cat. Perusahaan roti Singapura telah dipilih karena selera tinggi dan penggemar. Bukan tidak mungkin membuat roti roti prima dari roti Indonesia.

Upaya dimulai pada Maret 2003 pada pintu keluar pertama dari pusat perbelanjaan Kelapa Gading, Jakarta. Belajar dari perusahaan waralaba Bredalk, Johnny Andrean merasa dia ingin mengembangkan bisnisnya sendiri di bidang kuliner.

Namun, berbeda dari lukisan yang dibeli di perusahaan lain, J.CO Donuts & Coffee adalah tumit asli. Setelah melakukan berbagai penelitian dan sains di bidang pembuatan roti sebelum membuka tangkapan Likereal, Johnny Andrean akhirnya memutuskan untuk membuka J.CO Donuts & Coffee dengan poin penjualan pertama pada tahun 2005.

Sejauh ini, jumlah donat dan kafe Gerai J.CO di Indonesia telah mencapai lebih dari 100 outlet. Bahkan, jumlah ini tidak termasuk outlet terbuka di negara-negara tetangga, yaitu Malaysia, Singapura, Cina dan Filipina. Bukan tidak mungkin bagi masyarakat donat untuk menembus di negara tetangga, ambillah jantung konsumen dunia.

9 Ciputra – Grup Ciputra

Lahir dengan nama Tjie Tjin Hoan, Ir. Ciputra lahir pada 24 Agustus 1931 di Parigi, di pusat Sulawesi. Ini terkenal dengan sosok insinyur dan pengusaha di sektor properti. Beberapa kegiatannya meliputi: Jaya Group, kelompok metropolitan dan kelompok Ciputra. Ini juga dikenal sebagai tokoh filantropis yang berfokus pada bidang pendidikan.

Setelah lulus dari sekolah menengah, dia meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke Jawa. Mr. Ciputra kemudian berhasil memasuki departemen teknik Institut Teknologi Bandung. Memulai karirnya, Tn. Ciputra bekerja di Grup Jaya, sebuah perusahaan regional yang dimiliki oleh pemerintah daerah DKI. Mr. Ciputra bekerja di Grup Jaya sebagai dewan direksi dan penasihat hingga usia 65 tahun.

Dalam masyarakat, Pak Ciputra memiliki kesempatan untuk mengembangkan inovasi. Peluang telah digunakan sebaik mungkin untuk membangun proyek Ancol. Karir bisnisnya meringis ketika dia bekerja sama dengan Soedono Salim (Liem Sike Liong), Sudwikatmono, Dudi Brasali dan Ibrahim Risjad untuk mendirikan kelompok metropolitan.

Perusahaan baru ini bergerak di bidang pengembang perumahan mewah, seperti Pondok Indah dan Mandiri City Bumi Serpong Damai. Meskipun ini telah menggantikan tikungan dan krisis ekonomi yang berdampak negatif pada kegiatannya, Grup Ciputra terus tumbuh dan telah memperluas bisnis di luar negeri dan di luar negeri.

10 Budiono Darsono – detik.com

Apa kisah pengusaha yang makmur, Budiono Darsono, salah satu pendiri detik.com dalam sejarah patung sebagai pendiri media online yang paling dijual? Budiono Darsono (penerimaan kedua yang lama) sekarang dikenal sebagai salah satu pendiri media sosial online Tiketik.com dengan tiga teman, yaitu Yayan Sopyan (mantan penerimaan detik), Abdul Rahman (mantan Tempo Rapporteur) dan Didi Nugrahadi.

Dia melahirkan detik.com selama periode siksaan politik di negara itu pada tahun 1998. Ketika setiap kantor tabloid kantor dan beberapa kantor surat kabar seperti tabloid tempo, dll., Ditutup oleh pemerintah.

Dengan mampu sekitar Rp. 40 juta dan slogan “Mengapa menunggu besok, saat ini juga!” Pada 9 Juli 1998 diciptakan oleh detik.com di blog resmi Budiono Darsono. Sekarang, Budiono Darsono berfungsi sebagai ketua Deptik.com dengan dana 540 miliar RP dari Ruang Tanjung yang telah mengakuisisi media sosial online yang paling terjual. Pendapatan Detik.com meningkatkan puluhan miliar dolar setiap tahun.

Akhir Kata

Mungkin cukup sekian pembahasan mengenai contoh usaha bisnis sukses. Semoga bisa menambah wawasan tentang contoh usaha sukses untuk Anda agar bisa menemukan peluang usaha atau bisnis yang menguntungkan.

Baca: