Money Market Adalah

Pengertian Money Market atau Pasar Uang

Donabisnis.com – Pengertian money market adalah. Money market atau pasar uang merupakan suatu kelompok pasar yang instrumen kredit jangka panjangnya pada umumnya memiliki kualitas tinggi untuk diperjualbelikan. Instrumen money market memiliki jangka waktu jatuh tempo kurang dari 1 tahun.

Pasar uang menjadi bagian dari pasar keuangan atau financial market, selain pasar modal atau capital market. Transaksi yang ada di sini tidak sama dengan yang ada di pasar modal yang menggunakan transaksi. Jadi, pasar uang bisa disebut dengan pasar abstrak.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pasar uang, pada kesempatan ini kami akan menjelaskannya untuk Anda. Mulai dari pengertian, fungsi, tujuan, manfaat, ciri-ciri, karakteristik, instrumen, pelaku, dan sebagainya.

Pengertian Money Market

Ada beberapa pengertian pasar uang, yakni secara umum dan menurut para ahli. Simak selengkapnya pada pembahasan berikut.

Pengertian Pasar Uang Secara Umum

Pasar uang atau money market merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan seseorang lakukan transaksi jual membeli didalam wujud sekuritas keuangan. Di sisi lain, pasar duit juga disimpulkan sebagai daerah di mana suatu pihak sanggup meminjam dana dari pihak lain bersama tingkat bunga khusus sebagai imbalannya.

Adapun jangka sementara peminjaman di pasar duit cenderung pendek, mulai dari satu hari sampai maksimal satu tahun. Lebih dari setahun maka bakal digolongkan sebagai pasar hutang. Transaksi pasar duit sendiri sanggup dilaksanakan secara langsung atau lewat perantara/broker. Dilihat dari tipe mata uangnya, pasar duit dibedakan jadi pasar domestik dan juga pasar valuta asing.

Pengertian Pasar Uang Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa pandangan ahli mengenai pengertian money market atau pasar uang.

1. M Irsan Nasarudin

M Irsan Nasarudin mengungkapkan pasar uang atau money market adalah suatu sarana yang menyediakan pembiayaan jangka pendek (kurang dari satu tahun). Pasar uang tidak seperti pasar modal yang mempunyai suatu tempat fisik, pembiayaan yang dilakukan didasarkan pada pinjaman (loan).

2. Pandji Anoraga dan Piji Pakarti

Pandji Anoraga dan Piji Pakarti (2001:20) menjelaskan pasar uang atau money market adalah suatu tempat pertemuan yang abstrak dimana para pemilik dana jangka pendek dapat menawarkan kepada calon pemakai yang membutuhkannya, baik secara langsung maupun melalui perantara. Dana Jangka Pendek adalah suatu dana-dana yang dihimpun dari perusahaan maupun perorangan dengan batasan waktu dari satu hari sampai satu tahun, yang dapat diperjualbelikan didalam pasar uang.

Fungsi Money Market

Pada prinsipnya money market adalah layanan alternatif khusus bagi instansi keuangan, nonkeuangan, dan perusahaan lainnya. Fungsinya ialah untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek atau dalam rangka menempatkan dana terhadap likuiditas berlebih.

Namun tak hanya itu, money market terhitung membawa manfaat lainnya, yakni sebagai berikut.

  • Sebagai penghubung atau perantara bagi investor luar negeri di dalam menyalurkan kredit jangka pendeknya kepada perusahaan-perusahaan yang tersedia di Indonesia.
  • Bagi perusahaan yang lakukan investasi, money market sebagai sumber untuk pembiayaan.
  • Penghimpun dana berbentuk berbagai surat bernilai jangka pendek.
  • Mendukung dan menopang program pemerataan pendapatan bagi masyarakat luas.
  • Sebagai suatu layanan pengendali moneter oleh entrepreneur moneter di dalam Bank Indonesia (BI) ditunaikan dengan mengfungsikan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).
  • Sebagai suatu instrument di dalam lakukan operasi pasar terbuka dengan target untuk konstruksi moneter.
  • Sebagai layanan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai jenis dana jangka pendek untuk mendanai usaha atau kebutuhan jangka pendek lainnya.

Tujuan Money Market

Pasar uang memiliki tujuan dari pihak yang membutuhkna dana dan yang menanamkan dana. Berikut ulasan lengkapnya.

Dari Pihak yang Membutuhkan Dana

  • Untuk mencukupi kebutuhan dana jangka pendek.
  • Untuk mencukupi keperluan likuiditas.
  • Supaya terpenuhinya kebutuhan bakal modal kerja.
  • Sedang mengalami kalah keliring.

Dari Pihak yang Menanamkan Dana

  • Spekulasi
  • Membantu para pihak yang sedang mengalami kesulitan keuangan.
  • Untuk memperoleh pendapatan bersama tingkat suku bunga tertentu.

Ciri-ciri Money Market

Dilihat berasal dari pengertian pasar uang, pasar ini mempunyai karakteristik spesifik yang membedakannya bersama dengan pasar lainnya.

Berikut merupakan ciri-ciri pasar uang.

  • Hanya sedia kan dana jangka pendek.
  • Mekanisme pasar yang ditentukan adalah bersama dengan mempertemukan pada pemilik dana bersama dengan pihak yang membutuhkan dana.
  • Pelaksanaan transaksi tidak terikat daerah tertentu.

Sumber Money Market

Dana-dana yang diperjualbelikan di pasar uang sanggup berasal dari sebagai selanjutnya ini :

  • Kelebihan uang kas dari suatu Badan Usaha punya Negara (BUMN).
  • Kelebihan uang kas dari suatu perusahaan yang belum digunakan.
  • Kelebihan uang kas dari berbagai bank yang ada.

Instrumen Money Market

Instrument atau surat-surat punya nilai yang diperjualbelikan dalam pasar duit ini berbagai macam jenisnya. Antara lain sebagai berikut.

1. Treasury Bills

Treasury bills atau T-bills merupakan sebuah instrumen pinjaman yang diterbitkan oleh pemerintah atau bank sentral yang ditujukan untuk kuantitas tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang dana pada waktu yang telah ditentukan.

Instrumen money market ini tidak menambahkan bunga secara langsung, namun dijual atas dasar potongan bunga (diskonto) dengan kuantitas diskonto yang sudah ditetapkan dalam sistem lelang. Pada prinsipnya Treasury Bills bisa disamakan dengan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

2. Commercial Paper

Commercial paper (CP) adalah suatu promes atau janji yang tidak disertai bersama suatu jaminan (unsecured promissory notes) yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh perusahaan terhitung bank untuk meraih dana jangka pendek dan dijual kepada investor yang melaksanakan investasi dalam instrument pasar uang.

Dengan begitu commercial paper pada prinsipnya adalah promes atau janji dimana penerbit berjanji akan membayar bersama kuantitas tertentu duit disaat commercial paper jatuh tempo.

Penjualan commercial paper pada biasanya memakai sistem diskonto, namun sebagian diantaranya memakai bunga seperti halnya bersama kredit. Commercial paper ini diterbitkan tanpa mesti memakai underwriter atau penjamin emisi.

Tapi banyak penerbit karena suatu alasan tertentu yang menerbitkan bersama memakai arranger atau pengelola commercial paper. Commercial paper biasanya adalah bank umum yang mempunyai fungi sebagai perantara pada investor dan terhitung penerbit dan tidak bertanggungjawab pada terjual tidaknya commercial paper yang diterbitkan.

Di negara kita, Indonesia, commercial paper pertama kali dipakai oleh Citibank pada akhir 1980-an.

3. Negotiable Certificate of Deposit (CD)

Negotiable certificate of deposit atau sertifikat deposito merupakan sebuah instrumen keuangan dalam money market yang dikeluarkan oleh suatu bank dan dinyatakan dalam jumlah, jangka waktu, dan bunga tertentu. Di Indonesia, Negotiable Certificate of Deposit diterbitkan bank umum atas dasar diskonto dengan minimal nilai Rp 1.000.000 dan jangka waktu 30 hari sampai 1 tahun.

4. Banker’s Acceptance

Banker’s acceptance adalah suatu instrument yang sanggup dipindah tangan kan seperti halnya bersama Commercial paper. Pada mulanya Banker’s acceptance tercipta melalui perdagangan luar negeri.

Banker’s acceptance pada prinsipnya, menambahkan suatu alternative untuk meraih kredit terutama disaat barang-barang dikapalkan untuk segera dikirim ke luar negeri. Banker’s acceptance pada biasanya dipakai pada sistem L/C (letter of credit).

5. Repurchase Agreement

Repurchase agreement merupakan transaksi jual beli surat bernilai yang disertai perjanjian penjual akan berbelanja surat bernilai lainnya yang telah dijual pada tanggal dan harga yang ditetapkan di awal.

Surat bernilai ini sering dipakai dalam transaksi repurchase agreement adalah surat seperti SBI, CD, hingga T-Bills.

6. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Sertifikat bank Indonesia adalah surat bernilai dalam satuan rupiah yang dikeluarkan dengan menggunakan sistem diskonto oleh BI sebagai pernyataan pinjaman jangka pendek.

Penggunaan sertifikat bank Indonesia pada dasarnya sama dengan T-bills di Amerika Serikat. Sertifikat bank Indonesia sebagai suatu piranti operasi pasar terbuka untuk mengendalikan moneter bersama melalui lelang harian.

Melalui pemakaian sertifikat bank Indonesia tersebut, BI sanggup secara tidak langsung mempengaruhi tingkat bunga yang tersedia di money market dengan mengumumkan stop out rate (SOR).

Stop out rate adalah tingkat suku bunga yang di terima oleh Bank Indonesia atas penawaran tingkat bunga dari peserta pada lelang harian atau mingguan. Kemudian, stop out rate selanjutnya bisa dipakai sebagai suatu indikator bagi tingkat suku bunga transaksi di money market pada umumnya.

7. Surat Berharga Pasar Uang

Surat berharga pasar uang (SBPU) merupakan surat bernilai jangka pendek yang bisa dijual atau dibeli dengan menggunakan sistem diskonto oleh Bank Indonesia atau lembaga diskonto lainnya yang ditunjuk BI. Surat berharga pasar uang diperkenalkan BI sejak tahun 1985 silam.

Sama seperti SBI, SBPU bukan hanya piranti money market saja, namun juga instrumen untuk melaksanakan operasi pasar terbuka. Selanjutnya dalam rangka ekspansi moneter oleh BI, diputuskan tingkat diskonto SBPU.

Mekanisme dari penerbitan dan perdagangan surat barharga pasar uang berbeda dengan Sertifikat Bank Indonesia. Bisnis atau masyarakat yang merupakan nasabah, mengeluarkan surat aksep atau wesel untuk memperoleh pinjaman atau dana dari bank.

Kemudian surat berharga pasar uang bisa dijual lagi oleh bank, baik melalui security house (lembaga diskonto) atau melalui pasar sekunder. Yaitu dengan diperjualbelikan antar lembaga keuangan serta dunia bisnis atau masyarakat. Melalui security house, surat berharga pasar uang sanggup diperjualbelikan kepada BI.

Jenis Transaksi Money Market

Jenis-jenis transaksi pada pasar uang adalah sebagai tersebut :

1. Pasar Uang antar Bank

Pasar uang antar bank adalah transaksi yang dilakukan untuk penyerahan sejumlah dana berlebih yang berasal dari satu bank ke bank lainnya.

2. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Sertifikat Bank Indonesia ialah suatu surat bernilai yang telah diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral,hal ini bermakna ialah sehingga bisa dibeli oleh bank umum bersama dengan nominal yang terlampau besar. Tujuan BI di dalam mengeluarkan sertifikat tersebut ialah untuk kurangi kuantitas duit yang beredar di masyarakat.

3. Surat Berharga Pasar Uang

Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) merupakan surat bernilai yang diterbitkan bank umum namun boleh dibeli oleh Bank Indonesia dengan harga yang telah disepakati.

4. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito ialah suatu surat bernilai yang dikeluarkan oleh Bank bersama dengan nilai nominal khusus sebagai surat atas unjuk.

5. Pasar Valuta Asing (Bursa Valuta Asing)

Pasar valuta asing merupakan tempat seseorang bisa belanja atau menjual mata uang asing dan menukarkannya dengan mata uang rupiah. Nilai perubahan uang yang diturkarkan dinamakan dengan kurs valuta asing.

Pasar Uang dan Pasar Modal

Berikut adalah beberapa persamaan dan perbedaan antara pasar uang serta pasar modal.

1. Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

  • Instrumen pasat uang terhadap periode waktunya adalah jangka pendek atau lebih kecil dari 270 hari, sedang pasar modal periodenya jangka panjang.
  • Produk pasar uang yang utama adalah terhadap SBI, SBPU, dan deposito, sedangkan produk pasar modal adalah saham, obligasi, dan reksadana.
  • Pasar uang diotorisasi oleh Bank Indonesia sedang pasar modal oleh sebuah Departemen Keuangan lewat Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).
  • Proses semua transaksi pasar uang tersedia di bank sedang pasar modal di Bursa dampak dan suatu perusahaan sekuritas.
  • Resiko dan earning pasar uang jauh lebih kecil karena lebih stabil, saat pasar modal resiko dan earningnya lebih tinggi.

2. Persamaan Pasar Uang dan Pasar Modal

  • Sama-sama anggota dari pasar finansial (pasar pendanaan) karena pasar uang sendiri, terlihat karena banyak bank membutuhkan likuiditas, kemudian menjajakan instrumen pasar uang ke bank lain. Baik bank konvensional atau juga bank syariah. Sedangkan pasar modal, adanya penjualan saham, obligasi dan sebagainya.
  • Menjalankan suatu faedah yang serupa yaitu menjembatani pihak surplus dan defisit yang punya banyak kesempatan investasi.
  • Produk pasar uang dan produk pasar modal ini relatif serupa berbentuk surat berharga.

Pelaku Money Market

Pasar uang dapat bekerja tentu saja tak terlepas dari pelaku atau instansi yag ada di dalamnya dan membawa manfaat yang sangat penting. Siapa saja pelaku pasar uang atau money market? Berikut ulasannya.

1. Bank Komersial atau Lembaga Keuangan

Bank komersial atau lembaga keuangan menjadi instansi intermediasi langusng karena memiliki tugas yang lebih luas. Tugasnya adalah mengeluarkan dan menerbitkan instrumen keuangan serta menjualnya kepada masyarakat, perusahaan asuransi, dana pensiun, dan sesama instansi keuangan.

Bank komersial atau instansi keuangan di money market mempunyai peran sebagai instansi perantara dari unit surplus kepada unit defisit. Pihak yang memerlukan dana, mendanai investasi atau kredit dan terhitung untuk memenuhi ketetapan kewajiban giro minimum yang wajib mereka pelihara pada bank sentral.

2. Pemerintah

Pemerintah pusat memiliki kebutuhan dana yang cukup besar untuk mendanai seluruh proyek pemerintah. Untuk sanggup memenuhi target tersebut, pemerintah biasanya ikut berperan di dalam money market.

3. Future Exchanges

Terdapat dua jenis future exchanges, yakni money market future contracts dan future options.

Money market future contracts merupakan persetujuan untuk belanja atau menjual surat berharga pasar uang pada tingkatan harga dan tanggal khusus yang sudah disepakati. Biasanya yang diperdagangkan adalah Treasury Bills dengan jangka waktu 3 minggu dan deposito euro atau dollar dengan jangka waktu 3 bulan.

Sementara itu, money market future options akan memberi tambahan hak kepada pemegangnya untuk belanja atau menjual money market future contracts pada harga khusus sebelum tanggal yang telah ditetapkan.

Akhir Kata

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian money market adalah. Mulai dari pengertian, fungsi, tujuan, manfaat, fungsi, ciri-ciri, sumber, instrumen, jenis, perbedaan dan persamaan dengan pasar modal, hingga pelaku money market.