Tugas Bank Sentral Adalah

Pengertian dan Tugas Bank Sentral di Indonesia

Donabisnis.com – Tugas bank sentral adalah apa saja di Indonesia. Sebuah negara tentu memiliki satu bank sentral di dalamnya. Fungsi utama dari bank sentral adalah penganggung jawab untuk semua kebijakan moneter yang ada di negara tersebut.

Selain itu, fungsi atau manfaat utama dari bank sentral adalah membuat kegiatan perekonomian di suatu negara mencapai tingkat yang stabil dan tidak mengalami penurunan. Peran bank sentral di Indonesia dipegang oleh Bank Indonesia (BI).

Lalu, apa saja sih fungsi dan tugas bank sentral di Indonesia lainnya? Silahkan simak dalam pembahasan berikut. Namun pertama mari simak pengertian atau definisi dari bank sentral terlebih dahulu.

Pengertian Bank Sentral

Ada beberapa pengertian bank sentral, yakni secara umum dan menurut undang-undang (UU). Simak ulasannya berikut.

1. Pengertian Bank Sentral Secara Umum

Bank sentral pada umumnya adalah sebuah instansi yang memiliki tanggung jawab atas kebijakan moneter di suatu wilayah negara. Bank sentral memiliki peran untuk menjaga stabilitas harga atau nilai mata uang yang berlaku di negara tersebut, yang dikenal dengan istilah inflasi.

Bank sentral menjaga agar tingkat inflasi terkendali dan selalu berapa pada nilai serendah mungkin atau pada posisi optimal bagi perekonomian, dengan mengontrol keseimbangan jumlah barang dan uang. Apabila jumlah uang yang beredar terlalu banyak, bank sentral berhak menggunakan otoritas yang dimilikinya. Di Indonesia sendiri, fungsi bank sentral diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

2. Pengertian Bank Sentral Menurut UU

Bank sentral di Indonesia yaitu Bank Indonesia (BI). Menurut UU RI NO.3 Tahun 2004 Tentang perubahan atas UU. No.3 Tahun 23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia, Bank indonesia ialah suatu lembaga negara yang mandiri dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari pengaruh pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang tegas diatur dalam undang-undang.

Bank Indonesia sebagai bank sentral yang bertujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk menggapai tujuan tersebut, Bank Indonesia melakukan suatu kebijakan moneter secara terus-menerus, konsisten, transparan, dan mesti mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian.

Tugas Bank Sentral

Bank Indonesia (BI) ditunjuk sebagai bank sentral di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD) Pasal 23D. Penunjukkan juga diperkuat dengan Undang-Undang No 23 Tahun 1999 yang merupakan perundang-undangan tentang Bank Indonesia.

Berdiri pada tanggal 24 Januari 1982 oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama De Javanesche Bank (DJB), bank ini pada tanggal 1 Juli 1953 berubah nama menjadi Bank Indonesia seperti yang kita kenal sekarang. Jadi bisa dibilang bank ini didirikan ketika Indonesia masih dijajah oleh Belanda.

Adapun tugas Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral Indonesia adalah:

1. Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter

Bank Indonesia bertugas untuk menjaga sistem perekonomian Indonesia tetap stabil, caranya dengan membuat kebijakan moneter. Kebijakan tersebut memiliki fungsi untuk menjaga dan mengendalikan jumlah uang yang ada di masyarakat agar tetap stabil, sehingga harga barang pokok juga bisa tetap dikendalikan.

Selain itu tujuan ditetapakannya kebijakan moneter ini adalah untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Negara Indonesia. Sehingga sebelum Bank Indonesia (BI) menetapkan sebuah kebijakan moneter BI harus berunding dengan Pemerintah Indonesia terlebih dahulu. Agar kebijakan moneter yang akan dibuat ini memiliki visi dan misi yang sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mendukung perkembangan perekonomian Indonesia.

2. Mengatur dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran

Masyarakat yang memiliki rekening salah satu bank di Indonesia tentu saja tahu sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia. Seperti diketahui, ada dua jenis sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia yakni tunai dan nontunai.

Tugas BI selaku Bank Sentral Indonesia adalah menciptakan sebuah aturan, standar, prosedur, dan kesepakatan yang akan dipakai pada sistem pembayaran ini. Sehingga antara satu bank dengan bank yang lain memiliki aturan sistem pembayaran yang sama. Dengan begitu sistem pembayaran non tunai dan tunai di Indonesia bisa berjalan dengan lancar.

3. Mengatur dan Mengawasi Perbankan di Indonesia

Bank Indonesia juga meiliki tugas sebagai Bank Sentral Indonesia yakni mengawasi dan mengatur perbankan di Indonesia. Pengawasan ini meliputi seluruh jenis bank di Indonesia, seperti bank asing, lokal, umum, swasta, dan nasional (BUMN).

Tujuan dari pengawasan ini adalah untuk menciptakan kestabilan dalam sistem keuangan Indonesia. Serta membatasi resiko dan juga biaya krisis sistemik yang mungkin akan muncul di kemudian hari. Biasanya pengawasan yang dilakukan oleh BI ini merupakan pengawasan makroprudensial. Dengan tugas yang dimiliki oleh BI ini maka sistem keuangan di Indonesia bisa tetap stabil untuk jangka waktu yang lama.

Fungsi dan Manfaat Bank Sentral

Karena Bank Indonesia (BI) menjadi Bank Sentral untuk Negara Indonesia maka BI menjadi satu-satunya bank di Indonesia yang memiliki hak untuk mengedarkan uang di Indonesia. Pengedaran uang ini meliputi pembuatan uang dan juga proses pengedaran ke seluruh rakyat Indonesia melalui bank bank umum lainnya.

Sedangkan fungsi dan tujuan BI sebagai Bank Sentral Indonesia, yaitu:

1. Menciptakan dan Menjaga Kestabilian Nilai Mata Uang

Negada di seluruh dunia punya mata uang masing-masing, namun sampai saat ini Dollar Amerika Serikat menjadi mata uang utama dalam pertukaran di dunia. Bila dollar AS naik, maka mata uang Indonesia, rupiah dapat mengalami penurunan nilai.

Di sini lah peran BI sebagai Bank Sentral Indonesia dibutuhkan. Di mana fungsi dan tujuan utama dari BI adalah untuk menciptakan serta menjaga kestabilan nilai mata uang Republik Indonesia (rupiah). Sehingga ketika dollar sedang naik maupun turun maka tidak berimbas pada nilai rupiah Indonesia.

2. Menjaga dan Menciptakan Stabilitas Harga

Di Indonesia naik turunnya harga barang kebutuhan pokok sudah menjadi fenomena yang wajar. Bahkan tak jarang kenaikan ini meliputi beberapa produk layanan jasa. Seperti jasa pengobatan, pengiriman, dan masih banyak lagi juga kerap terpengaruh pada kenaikan barang pokok.

BI memiliki tujuan untuk menjaga dan menciptakan stabilitas harga barang dan jasa yang ada di Indonesia. Sehingga ketika terjadi inflasi mata uang maka harga barang dan jasa tidak ikut naik. Dengan begini maka tingkat perekonomian rakyat di Indonesia bisa lebih baik dari sebelumnya.

Berbeda dari bank yang lain, BI (Bank Indonesia) dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan juga menjadi lembaga negara yang independen. Bahkan BI juga berperan sebagai badan hukum pubilk dan badan hukum perdata. Dimana BI bisa bertindak atas dan untuk nama bank itu sendiri saat berada di luar pengadilan maupun di dalam pengadilan.

Akhir Kata

Demikian pembahasan lengkap mengenai tugas bank sentral di indonesia adalah. Mulai dari pengetian, tugas, manfaat, tujuan, wewenang, sejarah, dan lain sebagainya lengkap.

Tinggalkan komentar