Kas Kecil

Pengertian dan Manfaat Kas Kecil

Donabisnis.com – Pengertian kas kecil dan fungsinya lengkap. Kas kecil, disebut juga dengan petty cash atau bon cash adalah uang yang disediakan untuk membayar berbagai pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil. Dana kecil digunakan untuk mmebayar tanggungan yang tidak ekonomis dibayar bila menggunakan cek.

Dana yang ada pada petty cash ini akan diserahkan kepada seorang kasir yang khusus memegang petty cash. Nantinya, dana seperti ini akan mempertanggungjawabkan setiap pengeluaran yang ada.

Pengisian dana kecil bisa dilakukan berdasarkan permintaan dari pemegang petty cash bila dana petty cash sudah menipis atau bisa pula dilakukan secara periodik seminggu atau sebulan sekali.

Untuk lebih jelasnya mengenai dana petty cash, di sini kami akan menjelaskan pengertian dan definisinya. Kami juga akan menjelaskan mengenai tujuan, manfaat, fungsi, metode, hingga contoh penerapannya.

Pengertian Kas Kecil

Ada dua pengertian kas kecil, yakni secara umum dan menurut para ahli. Kedua pengertian dana petty cash tersebut dijelaskan lebih lanjut pada pembahasan berikut ini.

Pengetian Kas Kecil Secara Umum

Di dunia akuntansi itu bukan alien dengan nama uang tunai kecil. Uang Kecil adalah Dana Perusahaan Khusus yang telah disediakan oleh Perusahaan untuk Biaya Beban Operasional di Perusahaan dan Perusahaan harus segera membayar biaya dengan jumlah yang relatif kecil dan non-ekonomi. Perusahaan sering membayar menggunakan giliran atau periksa untuk membuatnya lebih praktis.

Uang kecil di perusahaan juga memiliki fungsi yang akan digunakan sebagai cadangan jika suatu hari ada beberapa transaksi yang memiliki sedikit nominal dan secara ekonomi jika pembayaran dengan menggunakan cek atau verifikasi.

Oleh karena itu, setiap perusahaan membutuhkan seseorang yang akan memproses dan bertanggung jawab atas pengelolaan bisnis kecil secara tunai yang akan membiayai semua kebutuhan operasional di perusahaan yang merupakan sifat nominal yang relatif kecil.

Pengertian Kas Kecil Menurut Para Ahli

Sementara itu, berdasarkan pendapat para ahli pengertian kas kecil adalah dijelaskan lebih lanjut berikut ini.

1. Soemarso (2004:320)

pengertian kas kecil (petty cash) adalah sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam perusahaan dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Biasanya pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan melalui dana petty cash adalah pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya tidak besar, pengeluaran-pengeluaran lain dilakukan dengan bank (dengan cek).

2. Zaki Baridwan

Pengertian kas kecil adalah dana petty cash merupakan uang kas yang fungsinya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang nominalnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek.

3. Mardiasmo

Pengertian kas kecil menurut Mardiasmo adalah Dana Kas Kecil merupakan kas di perusahaan yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis jika dibayar dengan cek, misalnya: pengeluaran untuk membeli perangko dan materai, supplies kantor, untuk membayar listrik, biaya telepon, langganan surat kabar atau majalah, biaya angkut penjualan dan sebagainya. Dana petty cash dipercayakan kepada pemegang dana bon cash (kasir kas kecil) yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana petty cash.

4. Horngren

Pengertian kas kecil menurut Horngren adalah Pengeluaran petty cash akan sangat tidak ekonomis jika perusahaan harus menuliskan cek untuk membayar taksi seorang eksekutif, satu kotak pensil, atau pengiriman sebuah order khusus keluar kota, Oleh karena itu perusahaan biasanya menyimpan sejumlah kecil uang kas ditangan untuk membayar biaya-biaya yang berjumlah kecil tersebut. Dana kecil tersebut disebut sebaga petty cash.

5. Kusnadi

Menurut Kusnadi dalam bukunya Akuntansi Keuangan Menengah (Intermediate)(2000:64), Pengertian bon cash adalah dana yang meliputi pembayaran, yang tidak menggunakan cek melainkan menggunakan uang tunai.

6. Henry Simamora

Pengertian petty cash menurut Henry Simamora dalam bukunya Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis (2000:213) menyatakan bahwa: “Kas kecil adalah dana kas yang dipakai untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang nilainya relatif kecil.”

7. Weygandt

Pengertian petty cash adalah dana kas yang digunakan untuk membiayai pengeluaran dengan jumlah yang kecik dan masih dapat dikendalikan.

8. Zaki Baridwan

Pengertian bon cash adalah uang kas yang disediakan perusahaan untuk membayar pegeluaran-pengluran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis apabila dibayar dengan cek.

9. Johan Arifin

Pengertian kas kecil adalah dana yang disisihkan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran dengan jumlah yng reltif kecil.

Tujuan Kas Kecil

Uang kecil di perusahaan juga memiliki tujuan sendiri sehingga perusahaan tidak mengalami kebangkrutan atau mengalami masalah kecil yang tidak diinginkan oleh pemilik perusahaan. Bagi Anda yang tidak tahu apa tujuan dari uang tunai kecil, yang di bawah ini menunjukkan beberapa keperluan uang tunai kecil, yaitu:

1. Kelola Masalah Peralatan di dalam Perusahaan

Tujuan kas kecil yang utama adalah untuk menangani pembiayaan atau pasokan tim yang terjadi di dalam perusahaan. Pasalnya secara umum biaya perlengkapan bisnis yang terkait dengan biaya relatif lebih kecil dibandingkan biaya lainnya.

Oleh karena pembiayaan nominalnya kecil, maka akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi khusus, akuntan ini dinamakan dengan dana kecil.

2. Hindari Tugas Pembayaran

Dengan perekaman Cashl Petty, tentu saja tidak akan ada kesalahan alokasi pembayaran. Tidak mungkin bagi perusahaan untuk membayar mahal dalam biaya transaksi kecil atau sebaliknya. Karena semuanya dipetakan dalam akuntansi yang berbeda.

Ini berarti bahwa jika Anda ingin membayar sedikit biaya, tentu saja, data dalam kondisi kecil. Mempertimbangkan bahwa jika Anda ingin membayar biaya perusahaan besar yang Anda butuhkan, tentu saja, data harus dilihat pada berbagai buku.

3. Meringankan Pekerjaan Karyawan

Berikutnya adalah untuk meringankan pekerjaan karyawan saat melayani pelanggan. Kas kecil juga membantu meringankan karyawan dalam penyajian laporan kinerja terhadap hubungan dengan atasan.

Karena dengan uang tunai kecil, pemetaan dana yang dirilis diklarifikasi. Itu berarti bahwa analisis untuk bahan laporan juga lebih mudah dan tidak rumit.

4. Mempercepat Penentuan Kebijakan Insidental

Terkadang, bagian-bagian superior memancarkan kebijakan insidental atau kebijakan mendadak untuk perusahaan, dengan uang tunai kecil dan uang tunai, tentu saja, analisis pra-politik menjadi lebih mudah.

Dasar keputusan juga kuat, sehingga tidak akan ada masalah di balik hari itu. Artinya, kebijakan yang dikeluarkan secara tiba-tiba didasarkan pada data yang ada, bahkan jika analisis dilakukan dengan cepat dan juga tiba-tiba.

Manfaat Kas Kecil

Selain memiliki tujuan, bon cash juga memiliki manfaat-manfaat antara lain adalah sebagai berikut.

1. Berikan Penghitung untuk Merekam Keuangan

Akuntan memiliki tugas yang berat, salah satunya adalah membuat laporan keuangan setiap periode tertentu. Maka dari itu akuntan harus mampu menganalisis keuangan yang baik dan akurat.

Dengan akuntansi kas kecil, tentu saja, karya akuntan ketika rekaman keuangan lebih mudah. Karena sistem analisis hanya untuk bergabung dengan data keuangan di setiap bidang dalam perusahaan.

2. Tingkatkan Layanan Pelanggan

Manfaat akuntansi kas kecil berikutnya adalah untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan. Ini yang harus membuat akuntan paham manajemen keuangan bisnis dan menjelaskannya pada pertemuan di kantor maupun rapat eksternal dengan pihak terkait.

Ketentuan konsumsi untuk agenda ini harus dilakukan. Tentu saja, itu membutuhkan dana untuk menyediakan layanan konsumen yang baik. Misalnya, dengan adanya karyawan tunai kecil yang beroperasi tidak perlu bingung dan ketakutan akan memperlakukan tidak akan memuaskan, karena semua dana diambil dari perusahaan dan akan dicatat dalam akuntansi.

3. Lulus Dana Darurat Perusahaan

Ketika setiap divisi perusahaan bekerja, kadang membutuhkan dana banyak dalam waktu mendadak. Tentu saja divisi ini tidak akan menyajikan dana kecil ke perusahaan yang dananya digunakan untuk transaksi besar.

Pertanyaan lain yang divisi memiliki uang tunai sendiri yang dapat ditugaskan untuk membiayai divisi sendiri. Tidak hanya itu, dana yang terdaftar dalam uang picik, juga dapat dikeluarkan untuk divisi lain yang membutuhkan dana darurat.

Fungsi Kas Kecil

Kas kecil mempunyai fungsi sebagai berikut.

  • Ini digunakan sebagai alat untuk membayar setiap pengeluaran yang nominal kecil.
  • Membuat sistem pembayaran menjadi lebih praktis untuk setiap biaya nominal yang tiba-tiba, mendesak, dan kecil.
  • Mengelola persediaan dan peralatan di kantor perusahaan.
  • Mengoptimalkan kinerja karyawan untuk melakukan layanan kepada pelanggan dan hubungan bisnis.

Metode Kas Kecil

Sistem atau metode bon cash terdiri dari dana tetap dan tidak tetap. Penjelasan lengkapnya bisa dilihat di bawah ini.

1. Sistem Dana Tetap

Dana kecil selalu tetap atau sama karena telah ditetapkan oleh administrasi. Perekaman pada sistem dana tetap tersebut dilakukan hanya bila ada tambahan dana karena hal tertentu di luar rencana bisnis.

Dalam hal ini, kasir harus mengumpulkan beberapa tes pengeluaran dan melakukan catatan internal yang akan digunakan untuk mengirim penggantian tunai pusat. Untuk menghapus detail tentang pengeluaran dana kecil, pemegang kas kecil harus membuat buku seching picty, yang kolomnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Sistem Dana Tidak Tetap

Dalam metode ini, jumlah dana kecil berubah sesuai dengan transaksi yang melibatkan uang tunai kecil. Setiap perubahan dalam jumlah koin bon cash selalu dilakukan dengan perekaman data yang akurat.

Perbedaan dalam cara mendaftarkan sistem dana tidak tetap dengan sistem dana permanen atau sistem dana muka dengan sistem sistem non-tetap atau sistem dana fluktuasi dapat digambarkan sebagai berikut.

Contoh Soal Kas Kecil

Pada tanggal 1 Juli 2017, CV Donabisnis memutuskan untuk membentuk dana kas kecil. Transaksi yang terjadi di perusahaan selama bulan Juli 2017 adalah sebagai berikut:

  • Juli 1 Ditarik cek nomor 102 sebesar Rp 200.000 untuk membentuk dana kas kecil.
  • Juli 2 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK01 senilai Rp 30.600 untuk pembelian perlengkapan kantor.
  • Juli 5 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK02 senilai Rp 15.400 untuk pembayaran beban reparasi mesin kantor.
  • Juli 8 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK03 senilai Rp 20.400 untuk pembayaran biaya pengangkutan pembelian.
  • Juli 9 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK04 senilai Rp 15.000 untuk pembelian perangko.
  • Juli 13 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK05 senilai Rp 10.600 untuk mengganti biaya transport seorang karyawan yang mengunjungi seorang pelanggan.
  • Juli 16 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK06 senilai Rp 16.200 untuk pembayaran biaya pengangkutan pembelian.
  • Juli 18 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK07 senilai Rp 32.800 untuk pembelian perlengkapan kantor.
  • Juli 23 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK08 senilai Rp 19.800 untuk pembayaran biaya pengankutan pembelian.
  • Juli 26 Dibuat voucher kas kecil nomor VKK09 senilai Rp 5.500 untuk pembayaran biaya telegram.
  • Juli 31 Ditarik cek nomor 153 untuk pengisian kembali dana kas kecil. Pada tanggal tersebut, dana kas kecil menunjukkan jumlah uang tunai Rp 33.700.

Diminta untuk:

  • Buatlah jurnal bon cash untuk mencatat transaksi tersebut.
  • Buatlah buku bon cash untuk mencatat mutasi bon cash atas transaksi tersebut.

Pembahasan:

Jurnal bon cash:

jurnal kas kecil

Buku bon cash:

buku kas kecil

Akhir Kata

Demikian pembahasan singkat mengenai pengertian kas kecil. Mulai dari pengertian, fungsi, jenis, contoh, manfaat, tujuan, metode, penghitungan, rumus, dan lain sebagainya secara lengkap.